Perumahan MBR Berbasis Komunitas Dibangun di Palembang

    Rizkie Fauzian - 25 Agustus 2019 18:14 WIB
    Perumahan MBR Berbasis Komunitas Dibangun di Palembang
    Salah satu perumahan komunitas di Palembang. (Foto: dok. Kementerian PUPR)
    Palembang: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak pemerintah daerah, pengembang perumahan, dan perbankan untuk meningkatkan kolaborasi membangun perumahan skala besar berbasis komunitas. 

    Guna memuluskan kolaborasi tersebut, pemerintah memberikan dukungan berupa kemudahan perizinan, subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta bantuan prasarana dan utulitas umum (PSU) bagi pengembang.  

    "Dalam penyediaan rumah, pemerintah belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan peran pengembang perumahan," kata Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Minggu, 25 Agustus 2019.
    Perumahan MBR Berbasis Komunitas Dibangun di Palembang
    (dok: Kementerian PUPR)
    Salah satunya pembangunan rumah berbasis komunitas, yakni Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land di Palembang. Perumahan tersebut dibangun dengan pola hunian berimbang antara jumlah rumah mewah, menengah, dan sederhana.

    "BPS Land direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 60 hektare sebanyak 3 ribu unit. Untuk tahap pertama kami membangun 2 ribu unit," ucap Direktur Utama PT Cipta Arsigriya Chandra Huisanto selaku pengembang.

    Sebanyak 300 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang variatif antara 40-80 persen. Selain itu juga dibangun jalan lingkungan, drainase yang mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR, dan penyambungan instalasi listrik dan air. 
    Perumahan MBR Berbasis Komunitas Dibangun di Palembang
    (dok: Kementerian PUPR)
    Terwujudnya pembangunan hunian bagi komunitas masyarakat kota Palembang atas dukungan berbagai pihak.

    “Ini tidak semata-mata hasil kerja kami, namun ini hasil kerja bersama. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah mendukung terwujudnya BPS Land, yaitu Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, Kementerian PUPR, Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel, serta rekanan dari pihak perbankan," kata Chandra. 

    Perumahan tersebut dibangun dengan skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subisidi Selisih Bunga (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) yang disalurkan melalui bank pelaksana. Salah satunya, BTN. Perumahan tersebut berbasis komunitas ASN, TNI, dan Polri yang bertugas di Sumsel.




    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id