BTN Mudahkan Pembiayaan KPR di Masa Pandemi

    Media Indonesia - 09 Mei 2020 16:31 WIB
    BTN Mudahkan Pembiayaan KPR di Masa Pandemi
    Kemudahan membeli rumah di tengah pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Di tengah pandemi virus korona (covid-19), Bank Tabungan Negara (BTN) tetap memasarkan produk maupun layanan kreditnya. BTN tetap aktif menawarkan kemudahan-kemudahan pembiayaan bagi para nasabahnya melalui berbagai penawaran.

    Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Suryanti Agustinar mengeluarkan Program Ketupat Beruntung guna membantu masyarakat memiliki rumah pada Ramadan dan Idulfitri.

    "BTN memberikan kemudahan kepada nasabah yang melakukan akad KPR/KPA, Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Ringan (KRING) dengan fasilitas Kredit Tanpa Agunan. Program ini berlaku bagi nasabah yang melakukan akad kredit 1 April–30 Juni 2020," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 9 Mei 2020.

    Suryanti menambahkan jangka waktu kredit yang lebih panjang, untuk KPR mencapai 30 tahun dan KPA 20 tahun. Selain itu, menawarkan berbagai gimmick menarik berupa diskon biaya provisi dan administrasi serta voucher belanja ratusan ribu rupiah.

    Untuk program tersebut calon debitur mendapatkan diskon biaya provisi dan administrasi sebesar 50 persen dan voucher sampai dengan Rp500 ribu. Serta untuk Ketupat Beruntung KRING calon debitur berkesempatan mendapatkan parcel Lebaran berupa sembako senilai sampai dengan Rp200 ribu.

    Menurut Suryanti, inovasi pemasaran melalui berbagai kemudahan pembiayaan bagi masyarakat terus ditawarkan BTN lantaran kebutuhan hunian secara nasional yang cukup besar seiring terus bertambahnya jumlah penduduk.

    "Kami berharap, Program Ketupat Beruntung Bank BTN dapat memberikan benefit bagi debitur di tengah momen Ramadhan dan Idulfitri yang berada dalam suasan pandemic covid-19," harapnya.

    Ditambahkan, Program Ketupat Beruntung Bank BTN merupakan wujud nyata kepedulian perseroan dalam membantu meringankan beban masyarakat mengadapi situasi ekonomi sulit akibat pandemi covid-19.

    "Karena itu, target penambahan komitmen kredit baru yang kami tentukan dari program ini cukup moderat, yakni sebesar Rp1 triliun hingga Juni 2020," pungkas Yanti.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id