Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa

    Rizkie Fauzian - 25 September 2020 20:12 WIB
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
    Neasden Temple dibuka pada 1995 di dekat Wembley Stadion. Foto: Dezeen
    London: Dezeen menampilkan beberapa tempat yang jarang terekspos dalam Open House London. Ada sembilan film dokumenter berisi tempat-tempat di ibu kota Inggris.

    Salah satunya adalah Neasden Temple yang merupakan kuil Hindu pertama di Eropa. Neasden Temple secara resmi dikenal dengan nama BAPS Shri Swaminarayan Mandir.
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
    Foto: Dezeen

    Neasden Temple dibuka pada 1995 di dekat Wembley Stadion sebagai tempat beribadah dan pusat komunitas Hindu India di Inggris. Sejak awal abad ke-20, banyak warga India yang bermigrasi ke Inggris.

    Bahan-bahan pembangunan kuil tak berasal dari London, saat itu pemimpin komunitas Swami Maharaj membelinya dari beberapa negara dan dibawa ke London.
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
     Foto: Dezeen

    Kuil tersebut terbuat dari 26 ribu keping batu kapur yang berasal dari Bulgaria dengan berat lebih dari 5.000 ton. Sementara marmernya berasal dari Italia dan dikirimkan ke India untuk diukir dengan tangan oleh 1.500 pengrajin.

    Pahatan-pahatan tersebut kemudian dikirim ke Inggris dan dirakit di lokasi pembangunan oleh 3.000 sukarelawan tanpa besi atau baja tulangan.
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
     Foto: Dezeen

    Biksu Kepala Yogvivekdas Swami menjelaskan kisah desain kuil yang diambil dari teks kuno yang disebut Vastu Shastra yang diterjemahkan sebagai "ilmu arsitektur".

    Vastu Shastra adalah sistem arsitektur tradisional India yang menggabungkan kepercayaan tradisional Hindu dan desain mandir sejak 1500 SM.
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
     Foto: Dezeen

    Artinya, setiap detail struktur yang dibangun di Neasden Temple terjalin dengan tradisi kepercayaan, mulai dari pemilihan lokasi, materialnya, hingga rencana akhir.

    "Vastu Shastra mengacu pada teks arsitektural yang memberikan detail dari setiap aspek mandir (kuil), mulai dari meletakkan fondasi hingga upacara peresmian di kuil itu sendiri, "jelasnya.
    Neasden Temple, Kuil Hindu Pertama di Eropa
     Foto: Dezeen

    Elemen candi juga dirancang untuk mewakili bagian tubuh fisik Tuhan, seperti kalash, seperangkat guci berlapis emas, dan bendera di atas kepala yang masing-masing melambangkan kepala dan rambut Tuhan.

    "Para pembangun Hindu kuno membayangkan mandir (kuil) tidak hanya sebagai bangunan suci, tetapi sebagai wujud Tuhan yang sebenarnya. Mandir adalah tempat di mana arsitektur dan seni bersatu untuk memberikan pengalaman ilahi," ungkap Swami.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id