Kementerian ATR Ajukan Tambahan Anggaran 2021 Sebesar Rp2,3 Triliun

    Antara - 07 September 2020 17:36 WIB
    Kementerian ATR Ajukan Tambahan Anggaran 2021 Sebesar Rp2,3 Triliun
    Menteri ATR Sofyan Djalil dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: Kementerian ATR
    Jakarta: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengajukan tambahan anggaran kementerian pada 2021 sebesar Rp2,3 triliun dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dan percepatan transformasi digital.

    "Tambahan anggaran tersebut disajikan dalam tiga kelompok yaitu untuk memenuhi kekurangan tunjangan kinerja, penambahan PTSL untuk peta bidang, dan dukungan untuk 'food estate'," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR Himawan Arief Sugoto dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 7 September 2020.

    Dia mengatakan, tambahan anggaran itu untuk mendukung dan memenuhi terlaksananya kegiatan prioritas pemulihan ekonomi, ketahanan pangan, penanganan permasalahan tata ruang Jabodetabek, Puncak, dan Cianjur, serta mendukung transformasi digital melayani.

    Himawan menjelaskan, usulan tambahan anggaran sebesar Rp2,3 triliun itu digunakan untuk penambahan kekurangan tunjangan kinerja, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan kegiatan pendukung "food estate" sebesar Rp1,079 triliun.

    "Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Online Single Submission (OSS) dan Project Management Office (PMO) pemetaan ruang kawasan Jabodetabek Punjur sebsar Rp240 miliar. Dan transformasi digital sebesar Rp1 triliun," ujarnya.

    Dia menjelaskan setelah keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 60 tahun 2020 tentang tata ruang kawasan perkotaan Jabodetabekpunjur maka perlu dipercepat PMO untuk koordinir lintas kementerian.

    Himawan mengatakan alokasi anggaran untuk transformasi digital akan digunakan untuk peningkatan kualitas data pertanahan dan ruang melalui transformasi digital, sistem/mekanisme pelayanan digital.

    "Lalu akan digunakan untuk peningkatan kualitas SDM, sarana-prasarana, PMO, dan dukungan regulasi," katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Himawan menjelaskan pagu anggaran belanja Kementerian ATR/BPN tahun 2021 sebesar Rp8,9 triliun, terdiri dari rupiah murni Rp6,6 triliun, PNBP sebesar Rp1,5 triliun, dan Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri (PHLN) sebesar Rp721,4 miliar.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id