Peluang BTN di Properti Syariah

    Rizkie Fauzian - 04 Oktober 2019 20:35 WIB
    Peluang BTN di Properti Syariah
    Ilustrasi. FOTO: MI/Pius Erlangga.
    Yogyakarta: Rencana PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) melakukan pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS) dinilai sejalan dengan relaksasi yang dilakukan Bank Indonesia terhadap sektor properti.

    Menurut Kepala Ekonom BTN Winang Budoyo, regulasi yang dikeluarkan BI terhadap sektor properti bisa menjadi momentum yang tepat bagi BTN untuk melakukan spin off unit syariahnya. Pasalnya, terdapat hubungan positif antara penyaluran kredit perbankan ke sektor properti dengan pertumbuhan ekonomi sektor real estat.

    Terlihat bahwa relaksasi yang diberikan oleh BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap sektor perumahan berbuah pada terus meningkatnya pertumbuhan sektor real estat selama satu tahun terakhir yaitu dari 3,07 persen di kuartal II-2018 menjadi 5,74 persen di kuartal II-2019.

    "Pertumbuhan ekonomi sektor real estat sudah melampaui pertumbuhan PDB. Namun karena sumbangan sektor ini ke PDB masih kecil, yaitu hanya 2,8 persen terhadap PDB, maka tidak mempunyai daya dorong yang cukup untuk dapat mendongkrak pertumbuhan PDB Indonesia," jelasnya saat Media Gathering BTN di Yogyakarta, Jumat, 4 Oktober 2019.

    Pengamat pasar modal Haryajid Ramelan menuturkan instrumen syariah sangat dibutuhkan masyarakat di Indonesia. Adanya BTN Syariah yamg masuk dalam bisnis inti yang sama dengan induknya dengan cara syariah menjadikan masyarakat tidak lagi berpindah bank.

    "Besarnya masyarakat muslim yang mulai hijrah ke instrumen syariah memberikan peluang besar bagi BTN Syariah," katanya.

    Menurut Haryajid, lesunya pasar properti saat ini dengan pembiayaan konvensional tentu akan bagus jika dilakukan pembiayaan secara syariah. Banyaknya yang beralihnya dari instrumen konvensional ke instrumen syariah  menjadi ceruk tersendiri bagi BTN Syariah.

    "Pembiayaan syariah maupun penyimpanan secara syariah menunjukkan tren peningkatan, tentu hal ini tak akan disia-siakan oleh BTN yang selain selama ini bermain di sektor properti dan juga demand yang masih besar," tutupnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id