Kinerja Perusahaan Properti di Tengah Pandemi

    Rizkie Fauzian - 07 Oktober 2020 17:00 WIB
    Kinerja Perusahaan Properti di Tengah Pandemi
    Kinerja pengembang properti di tengah pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan kenaikan marketing sales sepanjang sembilan bulan 2020 sebesar Rp2,28 triliun.

    CEO LPKR John Riady mengatakan pada kuartal ketiga 2020, penjualan meningkat 304 persen secara year on year menjadi Rp1,2 triliun dari Rp303 miliar dibandingkan kuartal ketiga 2019.

    "Proyek perumahan terjangkau tetap menjadi pendorong penjualan, mewakili 51 persen dari total penjualan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Oktober 2020.

    John menjelaskan, perusahaan optimistis akan mampu melampaui target marketing sales sebesar Rp2,5 triliun hingga akhir tahun yang akan didorong pada kuartal IV dengan sejumlah proyek.

    Peluncuran kawasan komersial baru di Lippo Village, penyelesaian terjadwal proyek-proyek yang ada diharapkan akan meningkatkan permintaan untuk unit yang belum terjual. Pada kuarta III- 2020, LPKR telah berhasil meluncurkan lima klaster Cendana Homes.

    "Seluruh klaster berhasil terjual habis dalam waktu empat hingga enam jam. Secara total, Perseroan menjual 651 unit rumah tapak dengan harga rata-rata Rp853 juta dengan kisaran harga dari Rp700 juta hingga Rp1,5 miliar," ujar John.

    Sementara itu, PT Lippo Cikarang Tbk mencatat penjualan apartemen pada triwulan III-2020 meningkat 87 persen menjadi Rp90 miliar. Berdasarkan proyek, marketing sales didorong oleh rumah tapak Cendana Homes di Lippo Village senilai Rp555 miliar.

    Di Makassar, Tanjung Bunga melaporkan kenaikan penjualan sebanyak 52 persen menjadi Rp178 miliar. San Diego Hills mencatatkan penjualan sebesar Rp149 miliar atau meningkat 37 persen YoY.

    Hingga triwulan ketiga 2020, LPKR mencapai 91 persen dari target awal penjualan untuk 2020 sebesar Rp2,5 triliun.

    Menurut John, meski perusahaan mampu mempertahankan target penjualan sebesar Rp2,5 triliun untuk tahun ini, perusahaan melihat terdapat kemungkinan besar target tersebut akan terlampaui.

    "Mengingat ekspektasi adanya tambahan penjualan tanah di Lippo Cikarang dan peluncuran kawasan komersial baru di Lippo Village pada kuartal empat," jelasnya.

    John menambahkan, hingga triwulan tiga 2020, sebanyak 53,5 persen pembelian dibiayai melalui KPR, pembayaran tunai didorong oleh penjualan lahan industri di Delta Silicon 8 sebesar Rp309 miliar.

    Sementara itu, Marketing sales Meikarta sepanjang sembilan bulan 2020 mencapai Rp546 miliar atau sebanyak 1.366 unit, meningkat 109 persen dari penjualan sembilan bulan di 2029, sebesar Rp262 miliar atau 595 unit.

    "Perusahaan telah mulai menyerahkan unit di Distrik 1, dan sejumlah pemilik kini telah tinggal di beberapa tower sementara pembangunan Distrik 2 sedang berlangsung," ujar John.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id