comscore

Perluas Pasar, SIG Ekspor 500 Ribu Ton Semen ke Amerika

Rizkie Fauzian - 04 Agustus 2021 21:49 WIB
Perluas Pasar, SIG Ekspor 500 Ribu Ton Semen ke Amerika
Semen Indonesia perluas pasar ekspor hingga Amerika. Foto: MI/Pradipta
Jakarta: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memperluas pasar ekspor semen ke sejumlah negara, seperti Amerika Serikat (AS), Afrika hingga Filipina. Hal tersebut sebagai bagian dari kerjasama yang dilakukan dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) Jepang.

"Kita bermain di regional, dengan kerjasama ini kita bisa memperluas pasar ekspor," kata Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha Semen Indonesia Group (SIG) Fadjar Judisiawan saat Press Conference virtual, Rabu, 4 Agustus 2021.
Dengan kerjasama tersebut, SIG bisa melakukan ekspor ke pasar Amerika minimal 500 ribu hingga 1 juta ton per tahun. Tak hanya itu, hingga akhir tahun pihaknya juga menargetkan dapat mengeskpor 200 ribu ton ke Filipina.

"Target kita Amerika dan Filipina, pasar lainnya seperti Afrika dan Australia kita coba ekspor. Masih ada peluang di negara lain, kita masih jajaki," jelasnya.

Tak hanya itu, kerjasama tersebut mengembangkan  teknologi ramah lingkungan yang telah diterapkan TCC. Saat ini, teknologi yang dimiliki oleh TCC sedikit lebih unggul dari SIG.

"Kita berkolaborasi dan telah research, dan TCC ini memiliki teknologi ramah lingkungan, berkelanjutan, zero karbon, salah satunya beton yang bisa menyerap CO2," jelasnya.

Dalam kesepakatan tersebut, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 saham baru yang diterbitkan oleh SBI kepada pihak TCC.

Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Juni 2021 lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso menyatakan bahwa langkah strategis tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan regional.

"Kami telah melakukan kajian dan evaluasi untuk memastikan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, langkah ini akan semakin memperkuat posisi SIG sebagai perusahaan terbesar dalam penyediaan kebutuhan bahan bangunan di level regional," katanya.

Taiheiyo Cement Corporation (TCC) telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG. Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04 persen kepemilikan saham SBI senilai USD220 juta atau setara dengan Rp3,1 trilliun.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id