205 Hunian Korban Bencana di Bogor Rampung Dibangun

    Antara - 03 Mei 2021 19:59 WIB
    205 Hunian Korban Bencana di Bogor Rampung Dibangun
    Hunian tetap yang dibangun Kementerian PUPR untuk korban bencana. Ilustrasi: Kementerian PUPR



    Bogor: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat membangun hunian tetap (huntap) bagi korban bencana alam. Sebanyak 205 huntap telah rampung dibangun awal tahun ini.

    "Di Sukaraksa sudah 100 persen (selesai). Saat ini sedang persiapan serah terima (PHO). Sementara di Desa Urug, target selesai akhir Mei 2021," ungkap Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Lestia Irmawati, Senin, 3 Mei 2021.






    Menurut dia, sebanyak 205 unit huntap yang rampung itu berlokasi di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg. Sedangkan 358 unit huntap di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya masih dalam tahap proses pembangunan.

    Irma menyebutkan bahwa ratusan huntap yang telah rampung tersebut bisa mulai dihuni pada pertengahan Mei 2021. Ia memastikan telah menyiapkan fasilitas di huntap berupa jaringan listrik, air bersih serta saluran pembuangan air.

    Meski begitu, ia mengakui bahwa jumlah 563 huntap di dua desa tersebut masih kurang untuk menampung para korban bencana alam. Pasalnya, catatan Pemkab Bogor jumlah warga terdampak bencana yang terjadi pada awal 2020 itu hampir mencapai 2.000 Kepala Keluarga (KK).

    "Masih sangat kurang. Tapi kami terus berupaya untuk menambah huntap secara bertahap. Kami ajukan juga permohonan bantuan pembangunan huntap ini ke BNPB dan Kementerian PUPR. Masing-masing 500 unit," kata Irma.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menyebutkan bahwa bencana alam awal 2020 di empat kecamatan Kabupaten Bogor, yakni Sukajaya, Jasinga, Nanggung dan Cigudeg diperkirakan menyebabkan kerugian hingga Rp1,4 triliun.

    "Itu bukan hasil perhitungan kami. Tapi, itu hasil perhitungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ujarnya.

    Pada Rabu, 1 Januari 2020 sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor terdampak banjir dan longsor. Longsor terjadi di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg, sedangkan banjir terjadi di Kecamatan Gunung Putri dan Jasinga.

    Kejadian tersebut menyebabkan korban jiwa sebanyak delapan orang, dan tiga orang hilang yang kini sudah dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, 12 orang mengalami luka berat, dan 517 orang mengalami luka ringan.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id