comscore

1.000 Rumah Khusus Korban Bencana Badai NTT Siap Dihuni

Rizkie Fauzian - 03 Mei 2022 08:23 WIB
1.000 Rumah Khusus Korban Bencana Badai NTT Siap Dihuni
?1.000 rumah khusus korban bencana badai NTT siap dihuni. Foto: dok Kementerian PUPR.
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan ratusan unit rumah khusus untuk masyarakat terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setiap rumah dibangun dengan tipe 36 dengan luas tanah 108 meter persegi dan telah dilengkapi dengan sanitasi komunal, jaringan air bersih, listrik, jalan lingkungan dan balai warga, serta siap untuk dihuni.
"Pembangunan rumah ini merupakan upaya Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa NTT," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, Selasa, 3 Mei 2022.

Iwan menjelaskan, Kementerian PUPR juga melaksanakan serah terima kunci kepada masyarakat agar bisa segera menghuni rumah tersebut pada 9 April 2022 lalu. Hal itu bertepatan dengan satu tahun kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata dan ke Desa Nelelamadike Kecamatan Ile Boleng.

Pemerintah Daerah dan masyarakat penerima manfaat diharapkan tetap menjaga kelestarian dan kebersihan kawasan permukiman yang baru dan untuk menambah asri dan kenyamanan lingkungan kiranya dapat dilakukan penghijauan oleh masyarakat.

"Adanya tempat tinggal yang layak huni, nyaman, dan sehat akan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya. Bantuan hunian tetap relokasi ini sebagai wujud nyata dan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana badai siklon tropis seroja," kata Iwan.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Yublina Dila Bunga menambahkan, masyarakat yang terdampak bencana di relokasi ke Desa Tanah Merah, Kabupaten Lembata dan Desa Nelelamadike, Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Di Kabupaten Lembata Kementerian PUPR membangun 700 unit di tiga lokasi yakni  Waisesa sebanyak 173 unit, Tanah Merah 294 unit dan Podu 233 unit. Sedangkan di Kabupaten Flores Timur dibangun sebanyak 300 unit di tiga lokasi antara lain di Oyang Barang 50 unit, Saosina 195 unit, dan Nelelamadike 55 unit.

"Anggaran pembangunan rumah khusus akibat bencana badai siklon tropis Seroja di Kabupaten Lembata Rp141,667 miliar dan di Kabupaten Flores Timur Rp68,58 miliar," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanah Merah, Kabupaten Flores Timur Pius Pedang Melai berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo, yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana.

"Terima kasih Presiden Jokowi beserta jajarannya atas bantuan yang diberikan. Kini warga terdampak bencana badai siklon tropis seroja yang terjadi setahun lalu sudah bisa mendiami tempat tinggal yang baru dengan perasaan yang tenang dan bahagia," katanya.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id