Masalah Pertanahan di 5 KSPN Super Prioritas

    Rizkie Fauzian - 29 November 2020 19:47 WIB
    Masalah Pertanahan di 5 KSPN Super Prioritas
    Masalah pertanahan dalam penataan 5 KSPN Super Prioritas. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pemerintah menetapkan lima destinasi wisata super prioritas, yakni Candi Borobudur, Danau Toba, Lombok, Labuan Bajo serta Manado-Bitung-Likupang untuk mendorong sektor pariwisata.

    Dalam pengembangan destinasi pariwisata tersebut, tidak terlepas dari persoalan tanah. Meski dapat diselesaikan oleh jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

    Menurut Menteri Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil, penyelesaian masalah tanah dalam pengembangan wilayah destinasi pariwisata memang sudah menjadi tugas negara.

    "Indonesia sudah punya Undang-Undang Cipta Kerja yang mengatur prinsip tersebut, terutama diberikannya diskresi. Diskresi ini akan membuat kebijakan pemerintah jadi fleksibel, karena selama ini tanpa hal tersebut masalah sulit diselesaikan," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 29 November 2020.

    Sofyan mengajak semua orang berpikir holistik, jangan secara parsial. "Berpikir holistik sejatinya akan menyelesaikan masalah. Kita harus bisa menyelesaikan masalah, jangan menutupinya," ungkapnya.

    Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo mengatakan bahwa tanah yang dikelola oleh BPODT sudah selesai disertifikatkan, begitu juga dengan yang akan digunakan untuk membangun sirkuit di Mandalika, Kabupaten Lombok, sudah selesai permasalahannya.

    "Permasalahan tanah untuk pembuatan sirkuit sudah selesai, sekarang kita konsentrasi membangun sirkuit tersebut," ujar Gubernur Provinsi NTB.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id