Hunian Korban Bencana Butuh Sarana dan Prasana

    Antara - 03 Juli 2020 17:45 WIB
    Hunian Korban Bencana Butuh Sarana dan Prasana
    Hunian tetap di Sigi bagi masyarakat penyintas bencana gempa. Foto: Kementerian PUPR
    Sigi: Hunian tetap (huntap) di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah bagi masyarakat penyintas bencana gempa dan likuefaksi membutuhkan ketersediaan air, dan sarana lingkungan seperti jalan dan drainase.

    "Terkait dengan pembangunan hunian tetap masih ada hal-hal yang perlu dituntaskan di lokasi huntap di antaranya terkait dengan drainase, ketersediaan air, dan akses jalan," ucap Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta, Jumat, 3 Juli 2020.

    Menurut Bupati, untuk menanggulangi ketersediaan air, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah akan menyediakan mobil operasional pengangkut air dan penyediaan tempat penampungan air, sambil menunggu penyelesaian pembangunan pipanisasi dari Sungai Paneki.

    Untuk percepatan pemulihan penyintas, beberapa lembaga swadaya, lembaga kemanusiaan dan perbankan turut serta membantu Pemkab Sigi dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk pemulihan.

    Lembaga-lembaga tersebut di antaranya Yayasan Budha Tzu Chi yang membangun hunian tetap (huntap) sebanyak 1.000 unit di kawasan lokasi relokasi Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

    Pemkab Sigi menyebut huntap yang dibangun Budha Tzu Chi berdiri di atas lahan relokasi seluas kurang lebih 104 hektare. Tahap pertama dibangun sebanyak 500 unit. Saat ini jumlah rumah/huntap tahap satu yang telah selesai dibangun oleh Budha Tzu Chi sebanyak 125 unit.

    Kemudian hunian tetap yang dibangun oleh Bank Mayapada melalui dana CSR-nya, sebanyak 72 unit di lokasi relokasi Desa Pombewe.

    Menurut catatan Pemkab Sigi, tahapan saat ini masih pada penyiapan detail engeneering desain (DED) dan persiapan lelang yang melekat pada salah satu OPD di Pemprov Sulteng.

    "Rencananya pengisian huntap yang dibangun oleh Buddha Tzu Chi akan dimulai pada pekan pertama bulan Juli, dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pada kelompok masyarakat tertentu misalnya lansia dan anak yatim," ujarnya.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id