Pemerintah Serahkan Aset Perumahan Senilai Rp1,026 Triliun

    Rizkie Fauzian - 19 September 2019 10:35 WIB
    Pemerintah Serahkan Aset Perumahan Senilai Rp1,026 Triliun
    Aset perumahan diserahterimakan kepada pemerintah daerah. (Foto: dok. Kementerian PUPR)
    Jakarta: Kementerian PUPR kembali melakukan serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Ditjen Perumahan senilai Rp1,026 triliun. Aset BMN tersebut diserahterimakan kepada pemerintah daerah, lembaga perguruan tinggi, dan yayasan pondok pesantren berupa rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    Sekretaris Kementerian PUPR Anita Firmanti menyatakan pengelolaan BMN merupakan salah satu amanah konstitusi, yang menegaskan perlunya pengawasan dan pengendalian BMN demi terlaksananya praktik tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pengelolaan BMN melalui serah terima aset BMN merupakan wujud  pertanggungjawaban Kementerian atau Lembaga dalam rangka optimalisasi aset-aset yang dimiliki. 

    Pada hakikatnya sebagian besar produk pembangunan Kementerian PUPR adalah produk pembangunan yang harus  diserahterimakan kepada pihak penerima bantuan dalam rangka pemanfaatan BMN yang optimal, terarah, adil, dan  akuntabel.

    "Saya mendorong seluruh Unit Organisasi yang berada dalam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk terus berupaya mewujudkan tata kelola penanganan aset BMN yang efisien, efektif, dan tertib administrasi serta berusaha keras mempercepat proses serah terimanya," katanya.

    Pengelolaan Aset BMN, imbuhnya, merupakan tanggung jawab bersama antara para pihak yang terlibat didalamnya yakni Pihak Pemberi Bantuan dalam hal ini Kementerian PUPR dan Pihak Penerima Bantuan yang meliputi Pemerintah Daerah, Kementerian/Lembaga, Lembaga Perguruan Tinggi, dan Yayasan. Oleh karena itu, Koordinasi sinergis antara  kedua belah pihak sangat diperlukan dalam rangka percepatan proses serah terima barang milik negara tersebut.

    "Salah satu peranan penting pemerintah daerah/penerima bantuan dalam rangka memaksimalkan penyelenggaran  penyediaan perumahan adalah melalui  percepatan penghunian bangunan hasil pembangunan. Selain untuk  menghindari potensi kerusakan bangunan, penghunian yang disertai pemanfaatan dan pemeliharaan dapat meningkatkan lifetime bangunan sehingga umur layanan bangunan menjadi lebih efektif dan optimal," harapnya.
    Pemerintah Serahkan Aset Perumahan Senilai Rp1,026 Triliun
    (dok. Kementerian PUPR)
    Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana selaku Ketua Panitia Serah Terima Aset Rusun dan Rusus dalam laporannya menyampaikan, bahwa total Aset Barang Milik Negara (BMN) yang diserahterimakan pada acara serah terima ini senilai Rp1,026 triliun dengan rincian sebagai berikut:

    Aset Rumah Susun sejumlah 92 tower/1.277 unit dengan nilai aset sebesar Rp424.807.575.128 yang tersebar di 90 lokasi yang terdiri dari 56 kabupaten dan 20 kota

    Rincian serah terima aset 92 tower/1.277 terdiri atas: 
    - 75 tower/430 unit diserahterimakan kepada Yayasan Pondok Pesantren; 
    - Lima tower/398 unit diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah; dan 
    - 12 tower/449 unit diserahterimakan kepada Lembaga Pendidikan/Perguruan Tinggi. 

    Aset Rumah Khusus sebanyak 3.575 unit dengan nilai aset sebesar Rp601 miliar yang tersebar di 85 lokasi pada 55 kabupaten dan delapan kota.

    Rincian serah terima aset 3.575 unit terdiri atas: 
    - 2.286 unit diperuntukkan bagi rumah nelayan; 
    - 767 unit diperuntukkan bagi masyarakat pulau terluar/daerah terpencil/daerah tertinggal dan daerah perbatasan; 
    - 152 unit diperuntukkan bagi masyarakat korban bencana; 
    - 242 unit diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah; 
    - 50 unit bagi masyarakat yang terkena dampak pembangunan pemerintah pusat; 
    - 51 unit bagi masyarakat hutan lindung tahura; dan 
    - 27 unit bagi masyarakat kebutuhan khusus lainnya.

    Acara serah terima BMN ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan dalam kurun waktu 2018-2019. Sejauh ini, kinerja nilai serah terima aset BMN menunjukkan tren yang semakin positif setiap tahunnya.

    Pada 2018, Ditjen Penyediaan Perumahan telah melaksanakan serah terima aset BMN, dengan total nilai aset sebesar Rp473,3 miliar.

    Sedangkan untuk 2019, telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pada Februari 2019 sejumlah Rp1,094 triliun dan pada penyelenggaraan kali ini sejumlah Rp1,026 triliun.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id