comscore

Orang Kaya Dunia Berbondong-bondong Investasi Properti

Rizkie Fauzian - 01 Maret 2022 21:18 WIB
Orang Kaya Dunia Berbondong-bondong Investasi Properti
Orang kaya dunia berbondong-bondong bisnis properti. Foto: Shutterstock
Jakarta: Knight Frank The Wealth Report 2021 mengungkap bahwa  investasi modal swasta pada sektor properti komersil tercatat sebesar USD405 miliar atau setara Rp5.807 triliun di 2021. 

Nilai tersebut menunjukkan kenaikan 52 persen dari tahun sebelumnya, atau 38 persen di atas rata-rata lima tahun sebelum pandemi.
Knight Frank Attitudes Survey 2022 untuk The Wealth Report mengungkapkan bahwa hampir seperempat atau 23 persen dari orang super kaya alias Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) berencana berinvestasi langsung pada sektor properti komersil. 

Sementara itu, 20 persen dari total responden berencana berinvestasi pada DIRE (Dana Investasi Real Estate), debt funding dan eco-funding.

"Bagi para UNHWIs, properti komersil dinilai memiliki nilai timbal balik investasi tinggi. Properti komersil juga dinilai cenderung stabil terhadap inflasi dbandingkan kelas aset lainnya," kata Head of Global Capital Markets Knight Frank Neil Brookes dalam laporan, Selasa, 1 Maret 2022.

Berdasarkan sektor properti, investasi akan paling banyak mengarah ke sektor perkantoran sebanyak 43 persen, lalu diikuti industri logistik 17 persen, dan residensial 16 persen.

Para UHNWIs juga memiliki ketertarikan untuk berinvestasi pada sektor kesehatan 40 persen, masa pensiun 28 persen, pusat data (data center) 26 persen, dan ilmu pengetahuan 23 persen.

Head of Commercial Research Knight Frank Will Matthews mengatakan, tahun ini menjadi tahun yang berjaya bagi investasi properti komersil, dengan modal swasta diperkirakan akan mewakili seperempat dari semua kegiatan investasi.

"Temuan kami menunjukkan bahwa pemacu utama dalam investasi berasal dari investasi pada lingkungan, inflasi, dan rotasi aset," ungkapnya.

The Wealth Report dari Knight Frank juga mengungkapkan investasi lintas negara inbound dan outbound yang akan masuk ke sektor properti komersil di 2022.

Amerika Serikat diprediksi menjadi negara penyumbang modal swasta utama pada 2022 yakni 74 persen dari porsi global. Investor dari Inggris, Kanada, Swiss, Spanyol, Tiongkok, dan Israel juga diprediksi berkontribusi aktif memberi porsi investasi.


(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id