PTPP Genjot Pengembangan Konstruksi Digital di Indonesia

    Husen Miftahudin - 18 November 2019 18:10 WIB
    PTPP Genjot Pengembangan Konstruksi Digital di Indonesia
    Direktur Strategi Korporasi & HCM M. Aprindy. Foto: dok PTPP.
    Jakarta: PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatat isu dan tantangan yang dihadapi di dunia konstruksi antara lain mencakup penciptaan lingkungan kerja yang lebih aman dengan menghindari cedera serius dan mencapai zero fatalities (Less to Zero Accident).

    Hal ini dilakukan demi menciptakan sistem information technology (IT) guna tercapainya no defect dan produk yang berkualitas dalam setiap proses kerja dengan implementasi IT serta teknologi digital lainnya (Total Quality Control).

    Selain itu utilitas tools dan material dalam konstruksi, termasuk di antaranya monitoring material losses, efisiensi alat dan pengelolaan bexisting/framework (Equipment & Material Management), juga menjadi tantangan.

    "Penggunaan teknologi terbaru dalam operasional bisnis perusahaan (Enterprises Services)," tutur Direktur Strategi Korporasi & HCM M. Aprindy dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 18 November 2019.

    Menilik hal itu, perseroan pun menggelar kompetisi Digital Construction Hack (DCH) 2019. Ajang ini merupakan kompetisi pemrograman konstruksi digital yang bertujuan untuk mendorong para pengembang berbakat demi membantu PTPP menjawab tantangan-tantangan di era digital dengan solusi inovatif berbasis teknologi.

    PTPP pun menjaring 412 peserta yang terbagi menjadi 166 grup. Dari proses tersebut, peserta pelajar menjadi yang terbanyak dengan total 61 grup. Diikuti peserta profesional, pengembang, analis, tanpa profesi, lecture, dan konsultan.

    Masuk ke tahap screening pada 1-8 November 2019, terdapat 50 grup dengan total 138 orang yang berhak mengikuti kompetisi Hackaton. Para peserta terpilih ini diberikan materi tentang product design, product development, dan UI/UX design oleh mentor-mentor berpengalaman.

    "Setelah itu, para peserta ditantang untuk menciptakan solusi kreatif dan inovatif yang memanfaatkan teknologi digital terkini untuk menyelesaikan berbagai isu dan tantangan yang dihadapi di dalam dunia konstruksi," jelas Aprindy.

    Menurut dia pemanfaatan teknologi terkini dilakukan guna menunjang proses konstruksi (forward looking), hingga ide spesial untuk dunia konstruksi (Bring Your Own Challenge).

    Sebanyak lima grup terbaik nantinya akan diundang dan diumumkan dalam acara puncak Digital Construction Day (DCD) 2019 yang akan diselenggarakan pada 26-27 November 2019 di Hotel Mulia Senayan Jakarta.

    "DCD 2019 bertujuan untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada para pelaku industri konstruksi akan pentingnya digitalisasi dan smart construction di era Industri 4.0. Kegiatan ini juga sebagai wujud nyata dari komitmen PTPP dalam rangka turut berkontribusi dan berperan aktif dalam pengembangan Konstruksi Digital di Indonesia," tutup Aprindy.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id