Tertinggi dalam Sejarah, Penyaluran Subsidi FLPP Capai Rp19,57 Triliun

    Rizkie Fauzian - 01 November 2021 22:52 WIB
    Tertinggi dalam Sejarah, Penyaluran Subsidi FLPP Capai Rp19,57 Triliun
    Penyaluran dana subsidi FLPP tahun ini tertinggi dalam sejarah. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR resmi menutup penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tercatat penyaluran dana FLPP hingga 31 Oktober mencapai Rp19,57 triliun untuk 178.728 unit rumah atau 113,48 persen dari target yang ditetapkan pemerintah sebanyak 157.500 unit. 

    Penyaluran dana FLPP tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dari 2010. Sehingga total penyaluran dana FLPP dari 2010 hingga 2021 mencapai 943.583 unit senilai Rp75,176 triliun yang terdiri dari Rp60,255 triliun dana DIPA dan sisanya dana perguliran FLPP. 

     



    "Tahun ini merupakan capaian tertinggi sepanjang tahun penyaluran dana FLPP semenjak 2010. Tertinggi tidak hanya dari sisi penyaluran unit tetapi juga dari dana yang disalurkan kepada masyarakat sebesar Rp19,1 triliun dalam waktu hanya 10 bulan,” ungkap Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dikutip dari laman resmi, Senin, 1 November 2021.

    Menurut Arief, penyaluran dana FLPP tahun ini ditutup dengan capaian service level agreement (SLA) sebesar 100 persen dari 2.635 berkas yang seluruhnya diproses kurang dari tiga hari kerja dengan rata-rata SLA selama 9 jam/0,4 hari.

    Arief juga mengapresiasi 41 bank pelaksana yang telah berkontribusi untuk menuntaskan target sesuai dengan komitmen yang ditetapkan. Dari jumlah tersebut, 38 bank pelaksana telah menyalurkan dana sebanyak 80 persen ke atas dari kuota yang diberikan. 

    "Hal ini kerja keras semua pihak, memanfaatkan waktu singkat untuk hasil optimal," ungkap Arief.

    Meskipun penyaluran dana FLPP telah tutup buku, namun pengembang, perbankan dan masyarakat berpenghasilan rendah tidak perlu risau, karena saat ini pemerintah masih menyediakan bantuan pembiayaan yaitu Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) hingga akhir tahun.

    Adapun penyaluran dana FLPP pada 2010 sebanyak 7.958 unit, pada 2011 sebanyak 109.593 unit, 2012 tercatat untuk 64.785 unit, 2013 sebanyak 102.714 unit, 2014 sebanyak 76.058 unit, 2015 sebanyak 76.489 unit.

    Selanjutnya, pada 2015 disalurkan untuk 58.469 unit, 2017 disalurkan sebanyak 23.763 unit rumah, 2018 disalurkan untuk 57.939 unit, 2019 disalurkan sebanyak 77.835 unit, dan 2020 disalurkan untuk 109.253 unit.


    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id