Sektor Perkantoran Masih Sulit Bangkit Tahun Ini

    Rizkie Fauzian - 06 Januari 2021 13:06 WIB
    Sektor Perkantoran Masih Sulit Bangkit Tahun Ini
    Sektor perkantoran sulit bangkit karena masih kelebihan pasok. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Sektor perkantoran diperkirakan belum mampu bangkit tahun ini. Meski demikian, dari sisi penyerapan terlihat adanya perbaikan, namun tidak signifikan.

    Menurut Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto, dari segi penyerapan tahun ini lebih baik, namun untuk tingkat hunian masih rendah karena belum adanya keseimbangan antara supply dan demand.

    "Okupansi masih tetap rendah di 2021, tapi serapan masih baik karena belum ada keseimbangan supply dan demand. Masalahnya masih over supply yang serius," katanya dalam paparan secara virtual, Rabu, 6 Januari 2021.

    Ferry menjelaskan bahwa proyeksi 2021 secara pasokan masih turun drastis. Dari kurun 2021 hingga 2024 jumlah pasokan baru hanya 930 ribu meter persegi, atau 60 persen di CBD.

    Menurutnya, rerata proyeksi tambahan pasok 2021-2024 hanya 40 persen dibandingkan dengan 2017-2020. Sementara di luar CBD, rerata proyeksi tambahan pasok baru juga leih rendah bila dibandingkan tahun sebelumnya.

    "Saat ini pemilik gedung mulai waspada, mereka tidak akan jor-joran selama periode ke depan, mereka akan melihat sentimen pasar terlebih dahulu dan tidak akan memulai konstruksi sebelum mendapatkan komitmen penyewa," jelas Ferry.

    Sementara itu, dari sisi pengembang mereka tidak akan membangun proyek baru, karena beberapa yang beroperasi tingkat okupansinya masih rendah.

    "Kita belum tahu, di 2021 apa masih membaik atau tidak, kita yakin sektor ini masih baik dalam penyerapan, tapi supply dan demand belum ideal," ungkapnya.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id