Desain Ulang Rumah dan Apartemen selama Pandemi

    Rizkie Fauzian - 26 Oktober 2020 16:32 WIB
    Desain Ulang Rumah dan Apartemen selama Pandemi
    Pengembang diminta ubah desain rumah dan apartemen selama pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pandemi covid-19 membuat banyak perubahan terjadi di dunia, tak terkecuali desain sebuah bangunan. Saat ini, penting untuk membuat desain bangunan yang menjamin kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

    Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito meminta pengembang dan pemerintah untuk memikirkan kembali standar desain bangunan sehingga mereka dapat mendorong kesejahteraan fisik dan mental lebih baik pasca-covid.

    Menurutnya, pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga penting untuk membuat hunian yang mampu memberikan rasa tenang, dan tetap produktif.

    "Banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dan belajar dari rumah, menyekolahkan anak-anak mereka di rumah dan berolahraga serta berekreasi," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Oktober 2020.

    Survei Global Wellness Institute mencatat setidaknya dibutuhkan Rp1,340 triliun atau 1,5 persen dari biaya konstruksi global untuk menciptakan sebuah pemukiman yang sehat sehingga para penghuni bisa merasakan betul suasana maupun perbedaannya.

    Untuk itu, pandemi memaksa para pengembang untuk memikirkan ulang atas desain rumah dan apartemen sehingga semua penghuni dapat merasa aman, santai, dan terhubung secara sosial saat berada di rumah.

    "Hal ini akan menghasilkan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik bagi masyarakat di seluruh dunia. Ini bukan hanya tentang bangunan yang berkelanjutan tetapi gaya hidup berkelanjutan," jelasnya.

    Iwan menambahkan, salah satu langkah pertama yang harus dilakukan oleh pengembang dan desainer adalah membawa unsur alam ke dalam bangunan, seperti tanaman hijau, air, cahaya alami dan udara segar.

    "Banyak penelitian di seluruh dunia telah membuktikan bahwa berada di antara alam dapat meningkatkan suasana hati dan bahkan kecerdasan kita," ungkap Iwan.

    Crown Group mendesain proyek apartemennya dengan fasilitas khas bergaya resor, untuk menyediakan lingkungan yang santai dan sehat bagi penghuninya.

    "Waterfall by Crown Group di Waterloo telah menjadi model yang ideal untuk desain biofilik, dengan koridor terbuka ke elemen yang membiarkan udara segar masuk serta balkon di setiap apartemen," ujarnya.

    Ada banyak ruang luar ruangan bagi penghuni untuk bersantai termasuk taman tropis seluas 2.600 meter persegi dengan lebih dari 7.000 tanaman di dinding hijau vertikal saja. Pembangunan ini juga memiliki air terjun buatan manusia tertinggi di Australia setinggi 22 meter.

    “Proyek hunian kami cenderung mengarah pada gaya hidup sehat, dibangun di atas tanah seluas 2,5 hektar, dan dengan taman yang melimpah dan fitur air, serta balkon dan halaman yang luas bagi para penghuni untuk menikmati udara segar,” katanya.

    Director of City Strategy and Place Urbis, Michael Stott mengatakan pandemi akan menyebabkan permintaan yang lebih besar untuk ruang hijau dengan zona yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi pekerjaan dari rumah.

    "Itu juga bisa memicu pemikiran ulang atas open plan living dari bentuknya saat ini.
    Urbis adalah firma konsultan interdisipliner yang menawarkan jasa dalam perencanaan, desain, properti, perencanaan sosial, ekonomi dan penelitian," ungkapnya.

    Dia mengatakan bahwa bekerja dari rumah selama masa lockdown telah menyoroti bahwa keluarga membutuhkan lebih banyak ruang kerja dan pribadi. Pandemi ini bahkan mungkin menandakan perpindahan dari open plan living, di mana anggota keluarga secara bergantian menggunakan hunian pada waktu yang berbeda dalam sehari.

    "Lockdown telah menciptakan pola pekerjaan yang bersamaan, di mana semua anggota rumah menggunakan ruang tersebut secara bersamaan," jelasnya.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id