Investasi Properti di Tiga Negara Paling Terdampak Pandemi

    Rizkie Fauzian - 12 Mei 2020 14:09 WIB
    Investasi Properti di Tiga Negara Paling Terdampak Pandemi
    Investasi properti tiga negara paling anjlok selama pandemi korona. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Investasi properti di kawasan Asia Pasifik terpengaruh pandemi korona. Tiongkok, Hong Kong, dan Singapura adalah negara di Asia Pasifik yang paling terpengaruh.

    Ketiganya mencatat penurunan aktivitas investasi setidaknya 60 persen dibanding tahun lalu. Sementara dampak paling kecil dirasakan oleh Korea Selatan dan Jepang.
     
    CEO Capital Markets JLL Asia Pasifik Stuart Crow mengatakan kegiatan investasi pada trimester pertama di daratan Tiongkok sangat terpengaruh oleh pandemi korona. Bahkan penurunan tercatat sebesar 62 persen (YoY).

    "Selama trimester pertama, penanam modal banyak yang menunda investasi dan penjual banyak yang menangguhkan rencana penjualan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2020.

    Meski demikian perusahaan domestik sudah mendominasi sebagian besar transaksi aset perkantoran, terutama di wilayah Shanghai untuk kepentingan para pemilik.

    Sementara itu, total volume transaksi di Hong Kong pada trimester pertama menurun 74 persen (YoY). Adanya wabah covid-19 memperparah situasi yang diakibatkan oleh keresahan sosial.

    "Dalam situasi seperti ini, ada transaksi-transaksi terbatas secara serentak dan jarak pemisah antara pembeli dan penjual tetap sangat lebar," ungkapnya.

    Sedangkan di Singapura volume investasi diperkirakan anjlok 68 persen YoY ketika wabah membebani pasar. Ditambah dengan tidak adanya aset unggulan yang tersedia untuk dijual dan risiko resesi yang meningkat.

    "Investor menjadi lebih berhati-hati menghabiskan lebih banyak waktu untuk manajemen aset dan menunda penyebaran modal untuk saat ini," ungkapnya.

    Australia juga mencatat penurunan volume transaksi hingga 28 persen (YoY). Pasar CBD Sydney dan Melbourne bertahan pada trimester pertama.

    Pasar investasi retail merosot tajam 78 persen per trimester ketika penjualan properti besar ditunda atau dibatalkan karena kurangnya antusiasme terhadap properti pusat perbelanjaan.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id