Rusunawa ASN Jadi Lokasi Karantina Pasien Covid-19

    Rizkie Fauzian - 03 April 2020 17:27 WIB
    Rusunawa ASN Jadi Lokasi Karantina Pasien Covid-19
    Rusunawa di daerah dijadikan lokasi karantina pasien covid-19. Foto: Kementerian PUPR
    Painan: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memanfaatkan bangunan rumah susun sewa (rusunawa) di daerah untuk lokasi karantina masyarakat yang terjangkit covid-19. Salah satunya rusunawa ASN di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat.

    "Rusunawa tersebut menjadi tempat isolasi orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP) covid-19," ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatra Barat Nursal dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Maret 2020.

    Nursal menjelaskan, pemanfaatan bangunan rusunawa tersebut dilaksanakan berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan pada 21 Februari 2019 kepada Bupati Kabupaten Pesisir Selatan mengenai pemanfaatan segera Rusunawa yang ada.

    Rusunawa ASN telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan diwakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Pesisir Selatan Mukhridal.

    "Rusunawa pekerja atau ASN di Kabupaten Pesisir Selatan dibangun pada 2018 lalu. Namun rusunawa masih belum digunakan karena Pemerintah Daerah masih menyusun Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Rusunawa," jelasnya.

    Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyedian Perumahan Provinsi Sumatra Barat, rusunawa ini dibangun sebanyak satu tower setinggi tiga lantai. Jumlah unit hunian berjumlah 42 unit termasuk empat kamar untuk penyandang disabilitas dengan ukuran hunian tipe 36.

    Untuk meningkatkan kenyamanan bagi para penghuninya, Kementerian PUPR telah melengkapi setiap unit hunian dengan sejumlah furnitur seperti meja dan kursi tamu, tempat tidur, dan lemari pakaian.

    Dari hasil pengamatan di lapangan, ruangan isolasi pasien covid-19 hanya menggunakan unit hunian yang berada di lantai satu dan dua sebanyak 16 ruang. Pihak pemerintah daerah pun juga membatasi akses keluar masuk ke dalam rusunawa tersebut sesuai dengan protokol kesehatan.

    Untuk penanganan covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga telah membentuk Satuan Tugas Penanggulangan covid-19, Tim Medis Khusus. Sedangkan penjagaan gedung diperketat dengan melibatkan personil dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Aparat Kepolisian.

    "Dari informasi yang kami terima sudah ada sebanyak delapan pasien covid-19 yang diisolasi di Rusunawa tersebut. Untuk akses masuk ke dalam rusunawa juga telah dibatasi," jelasnya.  

    Terkait pemanfaatan Rusunawa ini, pihak SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatra Barat juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan guna menjadikan Rusunawa ini sebagai tempat isolasi masyarakat.
     
    "Pemanfaatan rusunawa sebagai tempat isolasi paisen covid-19 juga sudah disetujui oleh pemerintah daerah dan warga setempat. Warga juga mendukung  setelah  mendapat penjelasan lebih rinci terkait upaya karantina ODP covid-19. Namun, warga meminta gedung ditutupi dengan seng serta penjagaan di lokasi dilakukan dengan ketat agar tidak ada warga yang keluar masuk," ungkapnya.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id