BTN Telah Salurkan KPR hingga Rp300 Triliun

    Rizkie Fauzian - 08 Desember 2019 14:00 WIB
    BTN Telah Salurkan KPR hingga Rp300 Triliun
    Illustrasi. Foto : Shutterstock.
    Jakarta: Bank Tabungan Negara (BTN) telah menyalurkan pembiayaan KPR bagi lima juta rumah dengan nilai kredit mencapai Rp300 triliun. Penyaluran untuk KPR subsidi menempati porsi paling besar mencapai 3,46 juta unit rumah atau sekitar Rp159,97 triliun.

    "Besarnya porsi penyaluran KPR subsidi berkat dukungan yang telah diberikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah," kata Direktur Utama BTN Pahala N. Mansury di Jakarta, Minggu, 8 Desember 2019.

    BTN terus mendukung pembiayaan dalam program Sejuta Rumah dengan berbagai skema, di antaranya FLPP, BP2BT dan Bantuan Uang Muka atau BUM. Perseroan akan terus melakukan upaya percepatan penyaluran KPR subsidi kepada masyarakat dan tepat sasaran sesuai yang diamanahkan Kementerian PUPR.

    "Pasar KPR sudah sangat sesak baik subsidi maupun non subsidi. Posisi BTN sebagai core business pembiayaan perumahan bagi masyarakat perlu mencari terobosan dan inovasi baru agar menjadi top of mind seluruh generasi, baik milenial, generasi X maupun baby boomers jika bicara tentang KPR," kata Pahala.

    Bidik Milenial

    Dengan tumbuhnya generasi muda yang akan menguasai dunia, penting bagi BTN untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untuk itu, Perseroan memiliki produk bagi melenial yang diluncurkan pada triwulan III tahun lalu.

    "Kita akan menyempurnakan produk tersebut agar lebih memudahkan generasi milenial mendapatkan rumah impiannya sekaligus produk perbankan berbasis digital yang mendukung kebutuhannya," tegas Pahala. 

    Produk KPR Gaess menjadi perhatian karena segmen ini menjadi ceruk pasar yang menjanjikan bagi perbankan, karena sebagian besar milenial merupakan golongan kelas menengah yang menjadi penggerak ekonomi bangsa.

    "Namun tidak seluruh generasi milenial dapat atau mau mengajukan KPR, untuk itu kita perlu melakukan edukasi dan inovasi serta meracik skema-skema program dan produk yang dapat memenuhi kebutuhan layanan perbankan sesuai selera milenial," jelasnya. 

    Momentum HUT KPR ke 43, Pahala akan menjadi momentum bagi BTN untuk melakukan inovasi dalam membuat model bisnis pembiayaan perumahan maupun tabungan untuk melayani kebutuhan hunian bagi masyarakat sekaligus bagaimana perseroan ke depan dapat menggaet segmen milenial. 

    Selain itu, perseroan akan lebih berfokus pada pentingnya pembenahan proses bisnis di BTN agar dapat meningkatkan kualitas produk dan layanannya sehingga BTN dapat tumbuh secara berkelanjutan.

    Tahun depan, diyakini Pahala akan menjadi titik balik bagi BTN untuk melakukan transformasi baik secara internal maupun eksternal. 

    "Kami sudah memiliki nomenklatur yang berbeda dengan bank lain. Dengan adanya Direksi yang khusus menanangani Big Data Analytics, kami optimistis ke depan akan dapat memanfaatkan data konsumen kami untuk melakukan inovasi produk perbankan digital yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan konsumen kami," tutup Pahala.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id