Dibangun 2017, Rusun ASN di Bali Siap Dihuni

    Rizkie Fauzian - 23 September 2021 15:25 WIB
    Dibangun 2017, Rusun ASN di Bali Siap Dihuni
    Rusun ASN Kantor Imigrasi di Provinsi Bali.. Foto: Kementerian PUPR



    Bali: Kementerian PUPR bersama Kementerian Hukum dan HAM bekerjasama untuk menyediakan hunian berupa rumah susun (rusun) bagi para pegawai Kantor Imigrasi di Provinsi Bali.

    Rusun tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat serta kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan di Pulau Dewata tersebut.

     



    Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa rusun tersebut telah selesai dibangun sejak 2017 dan saat ini sudah dihuni. 

    "Rusunawa ini untuk Kantor Imigrasi Kelas I. Para pegawai yang tinggal di rusun tersebut nantinya bisa membayar uang sewa dengan tarif yang terjangkau," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 September 2021.

    Khalawi menjelaskan, salah satu target pembangunan rusun adalah para ASN yang belum memiliki hunian. Dengan tinggal di rusun mereka diharapkan bisa menabung dari sebagian penghasilannya untuk membeli rumah.

    "Saat ini masih banyak ASN yang belum memiliki rumah. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga maupun pemerintah daerah setempat agar mendorong pembangunan hunian vertikal bagi para ASN," jelasnya.

    Khalawi menambahkan, kementerian/lembaga bisa mengajukan usulan pembangunan rusun melalui aplikasi Sistem Informasi bantuan perumahan (SIBARU) dan melengkapi kelengkapan administrasi yang ada.

    Sementara itu, Kepala Satuan Penyediaan perumahan Provinsi Bali Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa IV, I Wayan Suardana menambahkan, rusun ASN ini berlokasi di Jalan Pulau Nias No 3, Kelurahan Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali. 

    "Rusun tersebut memiliki ukuran panjang 61,25 meter dan lebar 14,3 meter. Rusun ini dibangun satu tower setinggi tiga lantai dan mempunyai 47 unit hunian,” katanya.

    Sementara itu, Kasubag TU Kantor Imigrasi sebagai Pengawas Rusun di Denpasar Agus Suardana Wayan mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Kementerian PUPR dan Kemenkumham yang telah membangun hunian beserta fasilitas pendukungnya.

    "Pembangunan ini sangat bermanfaat karena kami bisa tinggal di hunian yang layak. Kami harap Rusun seperti ini kedepannya bisa dibangun lebih banyak lagi karena masih banyak ASN yang belum memiliki rumah," ungkapnya.


    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id