comscore

Penggunaan Limbah Plastik untuk Aspal Jalan

Rizkie Fauzian - 24 Agustus 2021 17:39 WIB
Penggunaan Limbah Plastik untuk Aspal Jalan
Penerapan aspal plastik telah dilakukan di kawasan Barat BSD City. Foto: Shutterstock
Jakarta: Sinar Mas Land bersama PT Chandra Asri Petrochemical (Chandra Asri) mengembangkan aspal dengan campuran sampah plastik. Penerapan aspal plastik tersebut telah dilakukan di salah satu jalan yang ada di kawasan Barat BSD City. 

Total area yang telah diaspal seluas 15.518 meter persegi dengan penggunaan sampah plastik sebanyak 5,37 ton atau setara dengan 3,58 juta lembar kantong plastik.
Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi sustainability perusahaan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. 

"Sebagai bentuk kontribusi secara positif terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga lingkungan, Sinar Mas Land menyadari perlu adanya langkah-langkah konkret yang dilakukan atas isu perubahan lingkungan dan pelestarian lingkungan," ujarnya dalam paparan secara daring, Selasa, 24 Agustus 2021.

Chandra Asri sejak 2018 telah mengimplementasikan aspal dengan campuran sampah plastik melalui program “Aspal Plastik untuk Indonesia Asri” bersama dengan pemangku kepentingan lainnya. Program ini merupakan bagian dari upaya Chandra Asri mengimplementasikan model ekonomi sirkular. 

Vice President of Corporate Relations & Sustainability Chandra Asri Edi Rivai menyatakan kerja sama dengan Sinar Mas Land menjadi bukti untuk terus mencari solusi berkelanjutan atas permasalahan sampah, khususnya sampah plastik, di Indonesia. 

"Kami percaya bahwa permasalahan sampah plastik dapat ditangani dengan partisipasi berbagai pemangku kepentingan. Semoga ke depannya semakin banyak pihak yang turut berpartisipasi dalam inisiatif ini untuk bersama-sama mendukung Pemerintah Indonesia mencapai tujuan pengelolaan sampah," ungkapnya.

Model aspal dengan campuran sampah plastik merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jenis sampah plastik yang digunakan adalah sampah plastik kresek yang umum dipakai sebagai kantong belanja sehari-hari yakni jenis HDPE (High Density Polyethylene). 

Aspal dengan campuran sampah plastik tersebut sudah mengacu pada studi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR dan memiliki peningkatan daya tahan jalan hingga 40 persen. 

Dalam program ini, Sinar Mas Land dan Chandra Asri juga bekerja sama dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) untuk penyediaan bahan daur ulang sampah plastik kresek. 

Model yang digunakan mengandung plastik (cacahan kantong plastik/HDPE) sehingga menghasilkan campuran aspal yang memiliki sifat tahan terhadap deformasi (perubahan bentuk akibat suhu) dan lebih baik dalam ketahanan lelah (fatique). 


(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id