comscore

Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit

Rizkie Fauzian - 19 Juni 2022 12:36 WIB
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR
Mojokerto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Hal tersebut dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Jawa Timur. 

Setelah seluruh pedagang menempati kios pasar pada 2020, aktivitas jual beli Pasar Benteng Pancasila terus bergeliat sehingga mendorong perekonomian di Kota Mojokerto pascapandemi covid-19. 
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Pasar Benteng Pancasila dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh). 

"Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 Juni 2022.
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan Pasar Benteng Pancasila mulai dikerjakan pada Januari 2020 pasca terbakar 2017 silam. Dukungan infrastruktur diberikan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya atas usulan Pemerintah Kota Mojokerjo guna mendorong Pasar Benteng Pancasila sebagai salah satu destinasi belanja wisatawan yang berkunjung di kota tersebut. 

Konsep pembangunan Pasar Benteng Pancasila disesuaikan dengan karakter budaya Kota/Kabupaten Mojokerto identik dengan bangunan pada masa Majapahit, yang disesuaikan dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemkot Mojokerto. 
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR

Konstruksi pasar dibangun dengan desain batu bata berarsitektur Mojopahitan di atas lahan seluas 2.610 meter persegi dengan luas bangunan 1.992 meter persegi. Pembangunannya dikerjakan oleh kontraktor PT Karya Bumi Indah dengan anggaran APBN sekitar Rp13 miliar.

Adapun pekerjaannya meliputi pekerjaan persiapan, K3, bangunan pasar kios A, B, C, dan D, gapura dan pagar, drainase, paving tempat parkir, Tempat Pengelolaan Sampah, toilet, renovasi mushola, instalansi jaringan pemadam kebakaran, rumah pompa, reservoir, dan 2 titik sumur bor. 
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR

Pasar Benteng Pancasila terdiri dari 242 kios dengan ragam dagangan seperti pakaian, sandal, sepatu, dan perlengkapan rumah tangga. Di sisi belakang pasar terdapat kios-kios yang terpusat untuk berjualam ragam kuliner. Seluruh pedagang yang menempati merupakan bagian program relokasi PKL dari Alun-Alun Mojokerto. 

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya mengatakan sejak pemindahan pedagang PKL Alun-Alun ke Mojokerto ke Pasar Benteng Pancasila hingga pembangunan oleh Kementerian PUPR pasca terbakar, Pasar Benteng Pancasila terus menjadi magnet perekonomian di Kota Mojokerto, khususnya kawasan Jalan Benteng Pancasila yang sebelumnya kawasan persawahan sepi.
Dipoles Rp13 Miliar, Pasar Benteng Pancasila di Mojokerto Dibangun Khas Majapahit
Pasar Benteng Pancasila di Kota Mojokerto. Foto: Kementerian PUPR

"Sekarang tidak jauh dari pasar juga sudah berdiri hotel, banyak tamu-tamu hotel yang berbelanja di Pasar Benteng. Di sekitar pasar juga terdapat usaha-usaha baru seperti pusat jajanan dan kuliner, sehingga harapan kami pasar ini menjadi salah satu tujuan pariwisata," kata Ani. 

Menurutnya, sebagai upaya mendorong promosi Pasar Benteng, Pemkot Mojokerto juga kerap melaksanakan acara di sekitar pasar, salah satunya car free day di Jalan Benteng Pancasila setiap Hari Minggu. Selain itu juga digital marketing serta penerapan sistem jual beli maupun transaksi dengan platform digital. 
 
Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Benteng Pancasila Mardi Bima Sakti menyampaikan dengan menempati bangunan baru Pasar Benteng Pancasila yang berkonsep unik dapat menjadi daya tarik pembeli, sehingga juga meningkatkan kepercayaan diri dan semangat para pedagang, khususnya pascapandemi.

"Banyak pembeli yang awalnya sekadar jalan-jalan, lihat-lihat bangunan pasar dan foto, setelah itu belanja. Kalau pembeli merasa nyaman, pedagang juga semakin percaya diri dan semangat," ujar Mardi. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id