Apartemen Makin Digandrungi Milenial

    Eko Nordiansyah - 15 September 2020 18:49 WIB
    Apartemen Makin Digandrungi Milenial
    Milenial pilih apartemen sebagai tempat tinggal. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Keinginan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendorong pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan, terutama untuk generasi milenial mendapat respon positif dari pelaku pasar.

    Pelaku usaha properti terus berupaya menyesuaikan selera hunian dari kalangan milenial, tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga menyuguhkan konsep yang menarik dan layanan pengelolaan yang baik.

    Direktur Operasional Inner City Management (ICM) Krisdiarto Adi Pranoto mengatakan tren milenial tinggal di apartemen terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

    Salah satunya terlihat dari tren pertumbuhan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) oleh generasi milenial yang terus menunjukan angka positif, terutama periode 2014-2017.

    "Saat ini saja, dari 45 site apartemen yang dikelola ICM, sekitar kurang lebih 70 persen dihuni oleh generasi milenial. Itu keseluruhan, baik yang dibeli sendiri oleh milenial, maupun milik orang tuanya yang ia huni," kata Krisdiarto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 14 September 2020.

    Ia menambahkan, ada banyak alasan mengapa para milenial lebih memilih untuk tinggal di apartamen. Tidak hanya membeli sendiri banyak juga di antara mereka yang menyewa apartemen.

    Alasannya karena mobilitas milenial yang tinggi, ataupun ketersediaan unit di lokasi tersebut yang sedang tidak ada, sehingga mereka lebih memilih sewa.

    "Oleh karenanya, dukungan pemerintah untuk mendorong kaum milenial tinggal di apartemen, terutama di kota-kota besar sangat positif. Hal itu untuk menyiasati keterbatasan lahan dan harga yang sesuai kemampuannya. Milenial ini usia produktif, aktivitas atau mobilitas yang mereka lakukan itu dapat mendorong roda perekonomian. Sehingga ada dampak positifnya terhadap produktivitas negara ini," jelas dia.

    Menurut Krisdiarto, ICM sebagai perusahaan konsultan pengelolaan properti turut berupaya meningkatkan layanan agar penghuni apartemen dari kaum milenial merasa nyaman.

     Sebagai konsultan pengelola, ICM tidak hanya dituntut profesional dalam mengelola fisik gedung, tetapi juga harus pandai mengelola dinamika sosial para penghuninya.

    "Untuk itu kami mendukung serta memfasilitasi penghuni dalam melakukan hobi atau kesenangan lainnya secara bersama-sama hingga membentuk berbagai komunitas di lingkungan apartemen-apartemen yang dikelola," ujar Krisdiarto.

    Manager Community Care ICM Rusli Usman menambahkan, saat ini ada banyak komunitas yang sudah terbentuk di lingkungan apartemen. Komunitas-komunitas ini, lanjut Rusli, disediakan secara gratis oleh pengelola sebagai bagian dari layanan kepada penghuni.

    "Mulai dari komunitas di bidang musik, komunitas berbasis kesehatan seperti basket, pilates, Zumba, hingga komunitas berbasiskan hobi kuliner. Ada juga komunitas yang berbasiskan untuk meningkatkan kemampuan atau skill penghuni, seperti komunitas Bahasa Inggris," ungkapnya.

    "Fasilitas yang kami sediakan ini juga untuk menghemat waktu serta biaya apabila penghuni ikut komunitas fitness/senam di luar lingkungan apartemen. Di sini para anggota tidak perlu mengeluarkan biaya tapi bisa mempererat hubungan sebagai satu keluarga serta menambah wawasan pengetahuan dari penghuni lainnya," lanjut dia.

    Selain aktifitas yang lengkap, layanan lain yang juga disediakan antara lain keamanan hunian yang baik, layanan internet berkecepatan tinggi, dan sistem pembayaran nontunai di lingkungan apartemen. Dengan berbagai dukungan pemerintah, diyakini ke depan akan semakin banyak milenial yang memilih tinggal di apartemen terutama di kota-kota besar.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id