Di Tengah Korona, Pengembang Bisa Gunakan Pemasaran Digital

    Rizkie Fauzian - 09 April 2020 19:50 WIB
    Di Tengah Korona, Pengembang Bisa Gunakan Pemasaran Digital
    Pemasaran secara digital bisa dilakukan pengembang di tengah pandemi korona. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pandemi virus korona (covid-19) telah memukul mundur sektor properti. Padahal, sektor ini diperkirakan baru akan bangkit dari keterpurukan.

    Sejumlah pengembang telah mengeluhkan penjualan proyeknya. Ditambah lagi, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah dinilai semakin menyulitkan pengembang.

    Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan bahwa waktu yang tepat bagi pengembang untuk melakukan branding produknya. Selain itu, pengembang juga mulai beralih ke digital marketing.

    "Sekarang ini digital marketing bisa di aplikasikan ke properti. Saat ini pemasaran bisa melalui brosur atau billboard, pengembang bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk memasarkan produknya," jelasnya dalam video konferensi, Kamis, 9 April 2020.

    Selain itu, penggunaan teknologi juga bisa diterapkan untuk menggantikan proses kunjungan ke proyek, seperti melalui teknologi virtual reality atau menggunakan kamera 360 derajat pada proyek yang dipasarkan.

    "Dengan memanfaatkan teknologi, maka penjualan bisa terus terjadi, asalkan pengembang aktif dengan digital teknologi dan dengan cara marketing yang berbeda, itu kesempatan untuk properti berkembang," ungkap Ferry.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id