Pengembang Minta Relaksasi PPh dan BPHTB

    Media Indonesia - 19 Mei 2020 19:06 WIB
    Pengembang Minta Relaksasi PPh dan BPHTB
    Pengembang meminta kebijakan bersifat stimulus di tengah pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk kelangsungan industri properti di tengah pandemi korona (covid-19). Namun, pengembang meminta kebijakan yang dikeluarkan bersifat stimulus.

    "Sejauh ini pemerintah telah banyak mengeluarkan kebijakan positif dari sisi mitigasi. Selanjutnya yang ditunggu pengembang ialah kebijakan yang bersifat stimulus," kata Wakil Ketua Umum DPP REI Bambang Eka Jaya kepada Media Indonesia, Selasa, 19 Mei 2020.

    Menurut Eka, hal itu perlu untuk menciptakan kondisi pasar yang kondusif dengan kemudahan-kemudahan dari pemerintah. Tujuannya, setelah covid-19 mulai teratasi, masyarakat memiliki keinginan untuk segera membeli properti, baik properti baru maupun properti sekunder.

    Adapun opsi yang dapat diambil pemerintah antara lain dengan memberikan relaksasi bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) selama periode tertentu, misalnya dalam satu tahun. Adapun untuk pasar sekunder dapat dilakukan relaksasi PPh dan BPHTB.

    "Diskon ini langsung ke masyarakat, dan ini murni insentif. Artinya, baru berlaku kebijakan tersebut saat ada penjualan. Ini akan langsung menstimulus pasar," ungkap Bambang.

    Bambang meyakini efek turunan kebijakan itu bakal mendorong pasar baru dan properti baru yang ujungnya menciptakan lapangan kerja baru.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id