comscore

Penjualan Terganggu, Harga Rumah di Jawa Timur Turun

Rizkie Fauzian - 27 Oktober 2021 21:25 WIB
Penjualan Terganggu, Harga Rumah di Jawa Timur Turun
Harga rumah di Jawa Timur turun. Ilustrasi: Shutterstock
Jakarta: Sepanjang pandemi covid-19, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang pasar propertinya mengalami penurunan cukup besar. Namun, indeks harga rumah di Jawa Timur sempat rebound pada kuartal II-2021, bahkan kenaikannya melampaui provinsi lainnya di Pulau Jawa.

Namun data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) mengungkapkan bahwa pada pada kuartal III-2021 indeks harga rumah di Jawa Timur kembali mengalami penurunan baik secara tahunan maupun kuartalan. 
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan, penurunan di periode ini tentu tak lepas dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dijalankan secara ketat akibat tingginya kasus covid-19.

"Kebijakan PPKM yang diterapkan secara ketat di awal kuartal III-2021 mengakibatkan aktivitas penjualan rumah menjadi terganggu sehingga terjadi penurunan harga," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 27 Oktober 2021.

Indeks harga rumah di Jawa Timur pada kuartal III-2021 berada di 93,3 poin atau turun tipis -0,3 persen dibandingkan kuartal II-2021 dengan indeks 93,6 poin (quarter-to-quarter).

Menurut data RIPMI, dalam periode tahunan, indeks harga rumah tapak di Jawa Timur menurun sebanyak -1,2 persen pada kuartal III-2021. Hal ini terjadi lantaran pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya atau kuartal III-2020 indeks berada di level yang lebih tinggi yakni 94,5 (year-on-year).

"Pada kuartal III-2021, indeks harga rumah di Jawa Timur kembali mengalami penurunan setelah sempat rebound pada kuartal II-2021 sebagai dampak positif dari stimulus pemulihan ekonomi nasional di sektor properti sehingga bisa mendongkrak situasi di Jawa Timur yang sempat jatuh pada kuartal pertama tahun ini," jelas Marine.

Pasokan rumah di Jawa Timur

Sementara itu dari sisi suplai, indeks suplai rumah tapak di Jawa Timur pada kuartal III-2021 justru mengalami kenaikan baik secara kuartalan maupun tahunan. Tercatat, indeks suplai rumah di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan sebanyak 6,8 persen pada kuartal III-2021.

Pada kuartal III-2021, indeks suplai mencapai 239,4 poin atau lebih tinggi 15,3 poin dibandingkan kuartal II-2021 yang meraih indeks 224,1 poin secara kuartalan. 

"Pertumbuhan suplai secara kuartalan ini mengindikasikan bahwa pengembang masih berkomitmen dalam meluncurkan produk di tengah situasi yang belum pasti," ungkapnya.

Sedangkan secara tahunan, indeks suplai rumah di Jawa Timur pada kuartal III-2021 meningkat cukup tajam sebanyak 21,4 persen. Dimana pada kuartal yang sama tahun sebelumnya yakni Q3 2020, indeks berada di posisi yang jauh lebih rendah yakni 197,2 poin secara tahunan.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id