Lantai Colosseum Roma Bakal Diubah Lebih Canggih

    Rizkie Fauzian - 13 Januari 2021 21:42 WIB
    Lantai Colosseum Roma Bakal Diubah Lebih Canggih
    Colosseum Roma bakal ditambahkan lantai berteknologi tinggi. Foto: AFP/Alberto PIZZOLI
    Roma: Colosseum atau Koloseum Roma merupakan salah satu dari keajaiban di dunia. Setiap tahunnya, tempat ini menarik jutaan wisatawan.

    Colosseum dulunya bernama Flavian Amphitheatre. Bangunan ini tercatat menjadi pemilik amfiteater terbesar di dunia dalam Guinness World Record.

    Beberapa tahun lalu, amfiteater di Colosseum direnovasi untuk menghilangkan debu yang melekat hampir 2.000 tahun. Kini, pemerintah Italia berencana menambahkan lantai dengan teknologi tinggi.

    Lantai tersebut nantinya dapat terbuka dan tertutup sehingga pertunjukan dapat diadakan di dalam arena.

    Rencana tersebut dikembangkan oleh Taman Arkeologi Colosseum dan Kementerian Warisan Budaya serta Kegiatan dan Pariwisata Italia, lantai arena yang telah lama hancur akan dipulihkan.

    "Rekonstruksi arena Colosseum adalah ide bagus. Ini akan menjadi intervensi teknologi yang hebat yang akan memberi pengunjung kesempatan tidak hanya untuk melihat ruang bawah tanah tetapi juga untuk mengagumi keindahan Colosseum dari tengah arena," kata Menteri Warisan Budaya dan Kegiatan dan Pariwisata Dario Franceschini dikutip Dezeen.

    Pemerintah Italia sedang mencari tim desain untuk membuat denah lantai yang bisa dibuka dan ditempatkan di tengah arena. Rencana saat ini akan melihat lantai yang dapat dibuka dipasang di atas hipogeum sehingga area ini masih dapat dilihat, tetapi dapat ditutup sehingga terlindung dari cuaca buruk dan dapat digunakan untuk pertunjukan.

    "Tujuannya adalah membuat permukaan lantai arena Colosseum dapat digunakan kembali dan untuk mengidentifikasi solusi teknologi yang kompatibel dan dapat di balik untuk menutupi ruang bawah tanah," jelasnya.

    Pembangunan rencananya akan dilakukan pada 2023, lantai yang dapat dibuka akan mencakup serangkaian lift untuk menghubungkan area bawah tanah dengan lantai arena dan diperkirakan akan menelan biaya 18,5 juta euro aau setara Rp317 miliar.

    Tim desain memiliki waktu hingga 1 Februari untuk mengajukan tawaran. Colosseum dapat menampung antara 50 ribu hingga 80 ribu orang dan digunakan untuk kontes gladiator selama Kekaisaran Romawi.

    Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi, arena itu rusak tetapi tetap menjadi salah satu simbol Romawi Kuno yang paling dikenal. Ini adalah salah satu atraksi yang paling banyak dikunjungi di Roma dengan tujuh juta turis berkunjung setiap tahun.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id