Ciputra Tawarkan Hunian Sarat Teknologi

    Husen Miftahudin - 08 Juli 2019 09:54 WIB
    Ciputra Tawarkan Hunian Sarat Teknologi
    Ciputra Residence garap hunian sarat teknologi. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
    Tangerang: PT Ciputra Residence meluncurkan hunian premium sarat teknologi di klaster Bali Dwipa. Proyek prestisius PT Ciputra Residence bersama anak usaha Toyota Home Corporation (JHC) Jepang, Toyota Housing Indonesia itu dibangun di kawasan CitraRaya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

    Ada tiga tipe hunian yang ditawarkan. Tipe terendah, Machiya II. Hunian ini berukuran 8x16 meter dengan luas bangunan 105 meter persegi dan luas tanah 128 meter persegi.

    "Tipe paling kecil ini ditawarkan dengan harga (cash keras) mulai dari Rp1,5 miliar," jelas Marketing Director Ciputra Residence Yance Onggo dalam acara Grand Opening Toyota Housing Technology Showroom & Show Unit Bali Dwipa di CitraRaya, Tangerang, Sabtu, 6 Juli 2019.

    Tipe menengah, Machiya I. Hunian ini berukuran 8x16 meter dengan luas bangunan 132 meter persegi dan luas tanah 128 meter persegi. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp1,8 miliar.

    Sedangkan Teitaku merupakan tipe terbesar yang ditawarkan. Hunian ini berukuran 12x30 meter dengan luas bangunan 170 meter persegi dan luas tanah 360 meter persegi. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp3 miliar.

    Ketiga hunian terdiri atas dua lantai. Seluruh bangunan yang ditawarkan sarat teknologi. Pembangunan hunian dilakukan oleh pengembang ternama asal Jepang, Toyota Housing Indonesia.

    Pengaplikasian teknologi pembangunan rumah tersebut diklaim memiliki keunggulan ketahanan gempa, struktur dinding yang juga difungsikan sebagai insulasi panas, serta sistem penanggulangan kebocoran.

    "Penerapan teknologi ini juga mampu memangkas masa pembangunan. Pembangunan satu unit rumah hanya dikerjakan selama enam bulan," tutur Yance.

    Ciputra Residence membangun hunian premium tersebut secara terbatas. Untuk fase pertama, hanya ada 19 hunian yang dibangun. Jumlah hunian yang dibangun pada setiap tipe dibagi rata secara proporsional.

    "Jumlah rumah yang dibangun setiap tipe sepertiga-sepertiga dari total keseluruhan 19 unit yang dibangun. Saat ini sudah beberapa unit yang terjual," papar dia.

    President Director Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengungkapkan terbatasnya pembangunan hunian itu dilakukan sebagai pengenalan perusahaan terhadap bangunan rumah sarat teknologi kepada masyarakat Indonesia. Ia tak memungkiri bila ke depannya akan membangun hunian serupa bila respons pasar antusias.

    "Tidak mudah menawarkan kepada konsumen, sebab kalau dari luar enggak ada bedanya dengan rumah konvensional. Kita memperkenalkan teknologinya bersama Toyota. Hunian ini memang lebih mahal, tapi lebih baik dari sisi lingkungan dan segala macamnya," ucap Budiarsa.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id