Infrastruktur di Kawasan Strategis Pariwisata Tetap Berjalan

    Rizkie Fauzian - 29 Mei 2020 10:52 WIB
    Infrastruktur di Kawasan Strategis Pariwisata Tetap Berjalan
    Infrastruktur di lima kawasan strategis pariwisata tetap dilanjutkan. Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap menyelesaikan infrastruktur di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado-Likupang.

    "Dalam tatanan kenormalan baru di tengah pandemi covid-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada lima KSPN yang dihentikan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2020.

    Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,82 triliun untuk pembangunan infrastruktur di lima KSPN Prioritas tersebut yang dilaksanakan sejak 2019 hingga 2021. Rinciannya, TA 2019 sebesar Rp1,67 triliun, TA 2020 sebesar Rp4,19 triliun, dan TA 2021 sebesar Rp2,96 triliun. TA 2021 merupakan paket lanjutan Multi Years Contract (MYC) karena rekomposisi MYC dan perubahan dari Single Year Contract (SYC) ke MYC.

    Untuk 2020 anggaran sebesar Rp4,19 triliun dialokasikan untuk 190 kegiatan, yaitu Danau Toba 70 kegiatan senilai Rp1,38 triliun, Borobudur 32 kegiatan senilai Rp1 triliun, Mandalika 21 kegiatan senilai Rp600 miliar, Labuan Bajo 42 kegiatan senilai Rp870 miliar, dan Manado-Likupang 25 kegiatan senilai Rp320 miliar.

    Sebanyak 33 persen dari 190 kegiatan sudah dimulai konstruksi fisiknya setara dengan Rp1,47 triliun. Sementara kegiatan swakelola berjalan mencapai 19 persen senilai Rp1,32 triliun untuk pembebasan lahan dan rumah swadaya. Sedangkan proses lelang berjalan mencapai 48 persen senilai Rp1,39 triliun.

    Infrastruktur KSPN yang dibangun Kementerian PUPR mencakup konektivitas seperti penanganan jalan dan jembatan, bidang sumber daya air seperti pembangunan tampungan air dan infrastruktur pengendali banjir, bidang permukiman di antaranya penataan kawasan dan peningkatan kapasitas tempat pembuangan sampah, dan bidang perumahan meliputi pembangunan sarana hunian pendukung Kawasan Pariwisata.

    Di samping itu, berkaitan dengan pandemi covid-19 terdapat beberapa masukan Standar Protokol Keamanan dan Keselamatan Terpadu di destinasi pariwisata, antara lain penyediaan toilet dengan kualitas bintang empat untuk KSPN Labuan Bajo dan Borobudur yang premium serta bintang tiga untuk KSPN lainnya.

    Kemudian penyediaan fasilitas cuci tangan di area-area pedestrian dan destinasi wisata (pasar/UMKM/area souvenir), pelayanan bagi difabel, jaringan dan alat komunikasi, serta dukungan peralatan serta alat transportasi yang baik dan siap digunakan untuk antisipasi kondisi darurat dan bencana.

    Dalam mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru, Kementerian PUPR menekankan beberapa hal, pertama kawasan pariwisata perlu dihantarkan dengan koridor yang baik, seperti jalan, trotoar, pagar, pepohonan endemik/lokal dengan tajuk misal trembesi di Borobudur dan Mandalika, bougenville, flamboyan dan sakura NTT di Labuan Bajo.

    Kedua, fasilitas homestay dengan desain rumah adat termasuk pagar rumah di sepanjang koridor utama menuju destinasi wisata. Ketiga, menjadikan KSPN Labuan Bajo sebagai good practice bila berhasil dalam penataan jalan dan trotoar sebagai kawasan pedestrian dengan kualitas premium, dengan seluruh kabel utilitas dimasukkan ke bawah tanah (underground utility box).

    Selama pandemi covid-19 kegiatan di lima KSPN dilaksanakan sesuai protokol pencegahan covid-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id