comscore

Bisnis Properti Mulai Bangkit, Ini Buktinya

Rizkie Fauzian - 16 Mei 2022 12:25 WIB
Bisnis Properti Mulai Bangkit, Ini Buktinya
Bangkitnya properti juga didukung oleh stimulus yang diluncurkan pemerintah. Foto: Shutterstock
Jakarta: Pasar properti mulai bangkit, hal tersebut ditandai dengan sejumlah pengembang yang melanjutkan proyek. Selain itu, pameran properti mulai digelar secara offline seperti yang dilakukan PT Bank Tabungan Negara (BTN).

Indonesia Property Expo (IPEX) secara langsung digelar setelah tahun sebelumnya dilakukan secara virtual. IPEX dilaksanakan pada tanggal 15 Mei hingga 22 Mei yang berlokasi di Hall A Jakarta Convention Centre (JCC).
"Kami menyambut baik optimisme dari para pengembang yang terlibat pada pemeran ini, karena geliat properti sudah mulai terasa  tahun ini, pemerintah pun juga mendukung dengan memberikan beragam stimulus yang mendukung sektor properti," kata Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 16 Mei 2022.

Bangkitnya properti juga didukung oleh stimulus yang diluncurkan pemerintah. Stimulus tersebut di antaranya pemberian insentif PPN DTP dan Pelonggaran Loan To Value serta tren suku bunga kredit yang relatif rendah. 

"Stimulus tersebut diharapkan dapat terus mendukung bisnis BTN ke depan. Per April tahun ini, realisasi KPR Bank BTN sejak Januari hingga April 2022 mencapai 64.583 unit," jelasnya.

Dengan realisasi itu, Haru optimistis bisa memenuhi target kredit di kisaran 9-11 persen hingga akhir tahun 2022. Demi mencapai target tersebut, BTN tersebut aktif melakukan pameran, mengoptimalkan program KPR subsidi milik pemerintah seperti KPR FLPP, KPR BP2BT dan KPR Tapera dengan potensi realisasi unit sebanyak 169,3 ribu unit. 

Bank BTN pun pro aktif dalam memperluas kerjasama/kemitraan dengan institusi/lembaga maupun swasta. Bank BTN juga akan meningkatkan KPR di segmen milenial melalui kerjasama pembangunan Transit Oriented Development (TOD) dengan BUMN Karya dan top developer dengan aneka  program KPR untuk milenial, seperti KPR BTN Gaess for Milenials dengan fitur Graduate Payment Mortgage (GPM) dan KPR  BTN Hits.

"Kami berharap backlog perumahan akan terus berkurang dengan program pembiayaan perumahan yang kami sediakan ditambah gelaran IPEX yang rutin diselenggarakan BTN bekerjasama dengan asosiasi pengembang di seluruh Indonesia," jelas Haru.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR RI, Iwan Suprijanto berharap melalui penyelenggaraan Indonesia Property Expo tahun 2022 ini, dapat
menjadi momentum dalam mempercepat  pemenuhan kebutuhan perumahan dan 
Pemulihan Ekonomi Nasional melalui sektor  properti. 

Ke depan, Iwan  juga berharap agar kerja sama  antara Pemerintah dan seluruh stakeholder,
khususnya pengembang dan perbankan, akan  berjalan semakin baik untuk mampu menjawab 
tantangan penyediaan perumahan, khususnya  dalam pemanfaatan subisidi pemerintah serta 
pemenuhan rumah yang berkualitas bagi  masyarakat.


(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id