Material Ramah Lingkungan dan Teknologi Baru di IndoBuildTech 2019

    Media Indonesia - 23 Agustus 2019 17:26 WIB
    Material Ramah Lingkungan dan Teknologi Baru di IndoBuildTech 2019
    Ilustrasi pameran furnitur di Jakarta. (Foto: Medcom.id/Rizkie)
    Jakarta: Pameran Indobuildtech menghadirkan beragam produk dari bahan bangunan hingga perlengkapan interior bagi konsumen yang ingin merenovasi rumah atau kantor. Pameran digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 21-25 Agustus 2019.

    General Manager PT Debindo ITE, Raditya Zafir Ahmad, menerangkan sekitar 120 peserta mengikuti pameran serupa fase kedua setelah digelar di ICE, Tangerang, pada Maret lalu. 

    Debindo ITE menargetkan sekitar 35 ribu pengunjung dan transaksi hingga Rp10 miliar selama pameran berlangsung dengan membidik segmen B to C.

    "Program diskon khusus dari produk top brand merupakan solusi yang dibutuhkan konsumen individual, profesional, maupun para pelaku usaha jasa konstruksi untuk merealisasikan proyek mereka," ujar Raditya, di Jakarta. 

    Pameran menawarkan produk interior dan eksterior yang ditawarkan seperti berbagai keramik, pintu, jendela, marmer, furnitur, water heater, bathroom, dan dapur. 

    Ada juga menampilkan inovasi teknologi material dan bahan bangunan dengan fitur utama ramah lingkungan, ringan, kuat, dan tahan terhadap hama dan cuaca, serta kemudahan proses instalasi.

    Selain itu, sejumlah perusahaan menawarkan produk mereka untuk membantu realisasi proyek dengan hasil paling maksimal dan pengeluaran seminimal mungkin. 

    Tengok saja, merek Precious Wood yang menyediakan furnitur serba kayu dan rotan, dari harga Rp2,2 juta untuk kursi bar, Rp2,25 juta untuk bedside cabinet, Rp2,75 juta untuk meja tamu kayu berbentuk koper yang ruang dalamnya dapat dibuka sebagai penyimpanan, Rp4,75 untuk partisi ruangan, kursi bersantai anyaman rotan Rp4 juta, hingga kursi sofa untuk di taman lengkap dengan kanopinya seharga Rp21 juta.

    Dari penyedia berbagai jenis kayu untuk pintu, lantai, dan lemari, Aru Door menawarkan tidak hanya bagi keperluan kantor, tapi juga individu. Harga yang mereka tawarkan untuk kayu lantai plywood flooring seharga Rp135 ribu per meter persegi. Untuk pintu lemari ukuran 498 cm x 2.175 cm dibanderol mulai harga Rp330 ribu. Kayu yang dipakai umumnya kecapi dan albasia.

    Beragam kebutuhan konsumen tergantung jenis ruang dan bujet mereka. Desain honeycomb (rangka pintu dengan isian karton berbentuk sarang lebah) biasanya untuk pintu kamar.

    Untuk pintu utama, mereka menyarankan memakai full core atau pintu rangka panel penuh supaya lebih kuat dan kedap suara. "Jadi, yang selama ini mindsetnya pintu memakai kayu doang full, sekarang tidak. Ada pintu engineering yang dapat dikombinasikan dengan plywood, kayu solid, dan material lain seperti medium-density fibreboard yaitu serat dan sebuk kayu yang dipadatkan," jelas SPV Sales Aru Door, Kevin P Ramadhan saat ditemui di JCC, Jakarta, kemarin.

    Untuk memperoleh diskon dalam membeli pintu, konsumen setidaknya membeli enam set. Diskon yang diberikan sekitar 10 persen hingga 20 persen bergantung pada bahan pembuatan pintu.

    Teknologi Terbaru

    Ada pula PT Fajar Gelora Inti atau dikenal dengan nama Fagetti yang meluncurkan teknologi marmer terbaru. Dengan teknologi yang dimiliki, Fagetti mampu mengubah tampilan marmer menjadi lebih artistik.

    Beberapa kreasi marmer yang dapat dilakukan dengan teknologi Fagetti di antaranya mengubah marmer menjadi tembus cahaya dan menciptakan tekstur pada marmer polos menjadi garis-garis atau bergelombang.

    "Marmer pada dasarnya sudah cantik. Polanya sudah indah. Namun, dengan teknologi yang dimiliki, Fagetti dapat memberikan sesuatu yang lebih pada marmer," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Fagetti Group, Helen Gumanti.

    Keindahan marmer bikinan Fagetti menampilkan berbagai kreasi teknologi, seperti bentuk bunga, lukisan burung, twist column, dan marmer bersisik. Pihaknya pun mampu membuat marmer sebagai batu alam padat yang tidak dapat tembus cahaya menjadi tembus cahaya dengan menggunakan jenis batu alam bernama onyx.

    Teknologi lain yang dimiliki Fagetti ialah kemampuan memotong marmer menjadi sangat tipis hingga 3 milimeter. Marmer yang ditipiskan kemudian ditempelkan pada honeycomb agar lebih kuat dan memudahkan instalasinya. Marmer yang menjadi ringan dapat digunakan untuk material pintu, drawer, ceiling, hingga lantai lift.

    Untuk sentuhan akhir, Fagetti memberikan beberapa pilihan. Di antara yang paling banyak disukai ialah polished yang membuat permukaan batu alam menjadi glossy, honed yang membuat permukaan batu alam menjadi doff, dan leather yang membentuk tekstur pada permukaan sesuai dengan sifat batu alam. 



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id