Pembentukan Bank Tanah Hindari Spekulan

    Antara - 13 Oktober 2020 22:10 WIB
    Pembentukan Bank Tanah Hindari Spekulan
    Bank tanah diharapkan dapat membuat harga hunian lebih murah dan layak . Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Pemerintah melalui Undang-Undang Cipta Kerja berencana membentuk Bank Tanah yang bertujuan untuk menampung tanah yang tak bertuan untuk kepentingan umum.

    Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda bank tanah merupakan terobosan yang baik untuk menghindarkan spekulasi harga.

    "Hal ini membuat hunian dengan harga terjangkau dan berkualitas tetap tersedia," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Namun Ali juga meminta perlu diatur lebih jauh untuk mendorong agar masyarakat dapat memperoleh hunian yang layak dengan pengendalian harga tanah.

    Hal lain perlu dibuatkan peta jalan dan cetak biru penyediaan hunian yang membuat program-program perumahan berjalan. Konsep bank tanah, kepemilikan asing, tabungan perumahan dan lainnya dapat dituangkan dalam sebuah perencanaan strategis hunian secara nasional.

    "Pemerintah sepertinya menyadari kontribusi yang sangat besar sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi. Sejak awal terjadinya pandemi pemerintah selalu berusaha menciptakan kemudahan dalam berusaha pada sektor ini," jelasnya.

    Hal ini terlihat menjelang akhir 2020 ini sejumlah perusahaan pengembang properti yang tidak hanya serah terima, namun sudah ada yang menghadirkan produk-produk baru terutama hunian.

    Perkiraan sementara ada beberapa faktor yang membuat properti kembali bergairah. Yakni optimisme penemuan vaksin dan pasar hunian yang tidak pernah padam terutama pasar menengah bawah.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id