Lippo Karawaci Catat Penjualan Rp1,31 Triliun dari Rumah Tapak

    Rizkie Fauzian - 08 April 2021 12:57 WIB
    Lippo Karawaci Catat Penjualan Rp1,31 Triliun dari Rumah Tapak
    Penjualan rumah tapak di Lippo Karawaci mencatat kenaikan. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Pengembang PT Lippo Karawaci mencatat kenaikan penjualan hingga 86 persen year on year (yoy). Tercatat di kuartal I penjualan mencapai Rp1,31 triliun dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu Rp703 miliar.

    CFO PT Lippo Karawaci Yudhistira Ruslie mengatakan, penjualan pada kuartal ini didorong oleh kluster perumahan tapak segmen kelas menengah yang mewakili 63 persen dari total penjualan. 






    "Lebih dari 50,6 persen marketing sales di kuartal ini dicapai dari proyek Cendana Icon di Lippo Village yang merupakan penjualan tertinggi dalam satu hari selama lebih dari 20 tahun," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.

    Cendana Icon terdiri dari 741 rumah hunian dan 46 ruko yang mewakili marketing sales hingga saat ini sebesar Rp664 miliar. 

    Yudhistira menambahkan, permintaan untuk proyek yang sedang berjalan atas gedung bertingkat juga menunjukkan daya tarik yang positif karena penyelesaian konstruksi untuk dua proyek terakhir telah melebihi 95 persen. 

    LPKR memperkirakan penjualan pada kuartal II tahun ini akan meningkat karena didukung oleh peluncuran dua proyek baru yakni cluster Cendana di Lippo Village dan peluncuran cluster komersial di Lippo Cikarang.

    Selain penjualan dari segmen residensial, penjualan komersial juga meningkat 965 persen year on year (yoy) menjadi Rp53 miliar. Sedangkan penjualan segmen industrial naik 162 persen year on year (yoy) menjadi Rp203 miliar, seiring dengan meredanya pandemi covid-19.

    Untuk penjualan proyek apartemen capai 248 persen year on year (yoy) karena hampir terselesaikannya pembangunan untuk semua proyek yang sedang berjalan. 

    Pada kuartal I-2021, empat dari enam proyek yang sedang berjalan telah diselesaikan. Sedangkan dua proyek lainnya telah selesai lebih dari 95 persen.

    "Pada 2021, Lippo mematok target penjualan (marketing sales)  sebesar Rp3,5 triliun, 60 persen di antaranya berasal dari perusahaan induk," jelasnya.

    Dengan pencapaian penjualan sebesar 37 persen dari target marketing sales untuk tahun buku 2021, manajemen optimistis  sekitar 60 persen target marketing sales di tahun ini dapat dicapai pada semester pertama 2021.

    Proyek utama yang akan mendorong pemasaran penjualan pada kuartal II-2021 hingga akhir tahun yakni rumah tapak baru di Lippo Village dan di Waterfront Estates yang merupakan segmen perumahan yang terjangkau. 

    "Kami memproyeksikan bahwa kami dapat menjual sebesar Rp300 miliar dalam proyek apartemen yang sedang berjalan karena semuanya ditargetkan akan selesai pada awal kuartal II-2021. Serta didukung juga oleh penjualan di San Diego Hills sebesar Rp260 miliar," ungkap Yudhistira.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id