BTN Beri Pelatihan Pengembang Properti bagi Alumni UI

    Rizkie Fauzian - 24 September 2020 12:26 WIB
    BTN Beri Pelatihan Pengembang Properti bagi Alumni UI
    BTN beri pelatihan pengembang properti alumni UI. Foto: Shutterstock
    Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menandatangani Nota Kesepahaman. Dengan kerja sama ini, kedua pihak akan memberikan pelatihan bagi alumni UI yang sudah berkecimpung sebagai pengembang sektor properti, maupun yang baru belajar.

    Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan program dapat melahirkan pengembang yang sukses dan memiliki etika kerja dan integritas yang baik.

    "Kami juga berharap kegiatan ini bisa terus ditingkatkan, bukan hanya menjadi satu program yang hanya sekali dilakukan, namun betul-betul program yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 September 2020.

    Sebagai implementasi awal dari MoU yang baru ditandatangani itu, kedua pihak menggelar kegiatan Ruang Temu Property Developer, yakni pelatihan level dasar untuk alumni yang berniat terjun sebagai pelaku usaha pengembang properti.

    Materi yang akan diberikan dalam pelatihan ini antara lain pendalaman aspek hukum pengembang properti dan tata cara pengurusan perizinan. Selain itu peserta dibekali pengetahuan mengenai aspek permodalan developer, developer skill set dan marketing strategy, serta pencarian dan pengurusan lahan.

    "Pelatihan yang akan dilakukan dengan tatap muka secara online melalui aplikasi zoom ini bersifat terbuka bagi para alumni UI tanpa dipungut biaya. Kuota peserta pelatihan ini terbatas," jelasnya.

    Adapun pada kelas awal hari ini peserta yang sudah terdaftar mencapai 76 orang. Program yang berlangsung selama empat hari pada 23-26 September 2020 ini difasilitasi oleh Housing Finance Center (HFC) dari BTN.

    Mereka yang telah mengikuti pelatihan ini dapat melanjutkan ke kelas intermediate dan advance, yang rencananya akan diadakan selanjutnya.

    "Sumber Daya Manusia di sektor properti harus terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya, karena itu HFC BTN menggandeng perguruan tinggi di seluruh Indonesia, para alumni untuk memperluas dan memperdalam technical skill menjadi developer dari teori praktek dan pelaksanaan di lapangan hingga bagaimana memasarkan properti itu sendiri," kata Pahala.

    Pahala memaparkan pelatihan usaha pengembang properti penting karena sektor ini di Indonesia masih memiliki prospek untuk berkembang. Di antara negara-negara ASEAN misalnya, rasio mortgage atau pembiayaan perumahan terhadap PDB Indonesia relatif masih rendah, yakni di posisi tiga persen atau masih di bawah Filipina yang 3,8 persen.

    Kondisi tersebut sejalan dengan masih tingginya backlog perumahan, yang mencapai 11,4 juta orang berdasarkan kepemilikan rumah. Sementara berdasarkan hunian sebesar 7,6 juta orang. Tak mengherankan jika pada kuartal II-2020 ketika pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen, sektor properti masih tumbuh positif 2,5 persen.

    "Di tengah krisis akibat pandemi covid-19 yang sedang dialami, sektor properti masih mengalami kondisi yang cukup baik. Pada April dan Mei sektor properti mengalami kontraksi yang luar biasa. Namun di Juni dan Juli permintaan kebutuhan rumah untuk masyarakat menunjukkan adanya perbaikan," ungkapnya.

    Sektor perumahan yang menjadi fokus BTN masih menjadi penggerak perekonomian nasional ditengah pandemi covid-19. Bisnis di sektor perumahan di Indonesia masih memiliki prospek untuk ditingkatkan meskipun masih memiliki beberapa tantangan dan dalam kondisi kriris pandemi covid 19.  

    "Hal ini tentunya berkaitan dengan dukungan Pemerintah melalui kebijakan PEN. Pada Maret, pemerintah memberikan insentif di sektor perumahan sebesar Rp1,3 triliun," jelasnya.

    Kerja sama antara BTN dengan ILUNI UI juga tak terbatas hanya pada pelatihan ini saja. Tapi juga terbuka untuk program riset di bidang perumahan, konsultasi di bidang perumahan, serta kerja sama lainnya yang menguntungkan dan disepakati kedua belah pihak.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahardian menyampaikan Ruang Temu Property Developer ini adalah program dari Millenial Business Center ILUNI UI untuk mempertemukan alumni yang berkecimpung di bidang developer, yang berkonsentrasi pada pembangunan properti dan perumahan.

    "Kegiatan ini merupakan kegiatan reguler dan akan berkelanjutan antara ILUNI UI dan BTN. Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, dan kolaborasi ini saling menguntungkan bagi ILUNI UI dan BTN," kata Andre.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id