Direvitalisasi, Desain Sarinah Lebih 'Heritage'

    Antara - 05 Desember 2019 14:12 WIB
    Direvitalisasi, Desain Sarinah Lebih 'Heritage'
    Gedung Sarinah bakal direvitalisasi. Foto: dok. MI
    Jakarta: Pemerintah berencana merevitalisasi gedung pusat perbelanjaan Sarinah di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Pusat perbelanjaan pertama di Indonesia tersebut dibangun pada 1963 dan diresmikan pada 1967.

    "Gedung yang sekarang kan sudah tua, harusnya ditata sesuai dengan gedung tua menjadi desainnya yang heritage dan menarik," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki di Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

    Teten menjamin ada revitalisasi, perbaikan gedung, manajemen, dan sebagainya. Selain itu, konsep bisnis Sarinah juga akan diubah dengan hanya menampilkan produk lokal.

    Terkait pihak mana yang akan melakukan kurasi atau seleksi produk-produk UMKM lokal yang akan dipromosikan di mal Sarinah, Teten akan melakukan kurasi.

    "Nanti kami yang akan melakukan kurasi produknya," kata Teten Masduki.

    Dia juga menambahkan bahwa selain Kemenkop UKM, BRI juga memiliki pengalaman bekerja sama dengan UMKM sehingga tahu persis produk-produk apa saja yang berkualitas.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id