Sektor Perumahan Paling Banyak Dikeluhkan Konsumen ke BPKN

    Rizkie Fauzian - 08 Mei 2021 12:18 WIB
    Sektor Perumahan Paling Banyak Dikeluhkan Konsumen ke BPKN
    Perumahan paling banyak diadukan konsumen ke BKPN selama dua tahun. Foto: Shutterstock



    Jakarta: Aduan masyarakat selaku konsumen ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) paling banyak berasal dari sektor perumahan. Jumlahnya mencapai 2.663 aduan yang dilaporkan dari 2017 hingga 29 April 2021.

    Berdasarkan data BPKN, jumlah aduan konsumen jasa keuangan 2.170 aduan. Data dari aduan di sektor jasa keuangan ini sekitar 70 persen merupakan pengaduan terkait asuransi. 

     



    "Sisanya bervariasi antara investasi bodong, pinjaman online fintech, pembiayaan kendaraan, dan lain-lain," kata Anggota BPKN Johan Efendi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 7 Mei 2021.

    Sedangkan jumlah aduan konsumen ke BPKN secara keseluruhan sejak 2017 berjumlah 6.045 aduan. Selain aduan konsumen untuk dua sektor yang disebutkan tersebut, ada pula aduan lain seperti e-commerce, jasa telekomunikasi, jasa transportasi, listrik dan gas rumah tangga, obat dan makanan, dan lain-lain.

    BPKN juga mencatat perkiraan kerugian konsumen akibat aduan yang dilaporkan sepanjang 2020 sekitar Rp493,9 miliar. Sementara perkiraan kerugian dari aduan sepanjang 2021 yaitu Rp228,2 miliar.

    Ketua BPKN Rizal Halim memperkirakan ke depannya akan ada banyak aduan konsumen untuk sektor yang berkaitan dengan layanan digital seperti jasa keuangan digital, online shop, dan lainnya.

    "Ke depan karena kita di-drive oleh digitalisasi, akan ada banyak masalah seperti itu," kata dia.

    Menurutnya, digitalisasi yang terjadi di Indonesia mulai ramai akibat ada dampak dari pandemi covid-19. Digitalisasi ini berbeda dengan negara-negara maju yang telah melakukannya lebih dulu bahkan sebelum adanya covid-19.

    Oleh karena itu, menurutnya, masih perlu transisi dalam peralihan aktivitas ke sistem digital. Terlebih lagi masih banyak kekosongan regulasi di tingkat undang-undang untuk mengatur tentang perlindungan konsumen secara daring.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id