Imbas Korona, Jokowi Subsidi Bunga KPR

    Sri Yanti Nainggolan - 24 Maret 2020 18:39 WIB
    Imbas Korona, Jokowi Subsidi Bunga KPR
    Pemerintah memberikan insentif subsidi selisih bunga. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pemerintah memberikan insentif bagi sektor properti yakni subsidi selisih bunga kredit pemilikan rumah (KPR) kepada masyarakat berpenghasilan rendah selama 10 tahun.

    Insentif diberikan pemerintah sebagai dampak dari penyebaran virus korona yang turut menyerang perekonomian global dan berimbas ke Tanah Air.

    "Masyarakat diberikan subsidi jika selisih bunga di atas lima persen," ungkap Presiden Joko Widodo melalui video conference, Selasa, 24 Maret 2020.

    Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi uang muka bagi yang ingin mengambil kredit rumah subsidi. Pemerintah menganggarkan dana Rp1,5 triliun.

    "Saya mengajak masyarakat di pusat dan daerah, sampai level kelurahan dan desa untuk selalu tanggap situasi kesehatan dan masyarakat," imbuh dia.

    Di sisi lain, pemerintah juga memberikan relaksasi kredit bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan nilai kredit di bawah Rp10 miliar. Relaksasi tersebut digunakan untuk pengurangan bunga dan penundaan cicilan hingga satu tahun setelah diterapkan.

    "Kepada tukang ojek dan taksi yang kredit motor mobil, nelayan kredit perahu, tidak perlu khawatir," ungkapnya.

    Jokowi juga mengingatkan agar bank dan industri nonbank untuk tidak mengejar debitur menggunakan penagih utang (debt collector).



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id