comscore

Dapat Anggaran Rp5,1 Triliun, Ini Rincian Program Perumahan Rakyat

Rizkie Fauzian - 17 Februari 2022 21:45 WIB
Dapat Anggaran Rp5,1 Triliun, Ini Rincian Program Perumahan Rakyat
Ditjen perumahan dapat pagu anggaran Rp5,1 triliun. Foto: Kementerian PUPR
Jakarta: Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan pagu anggaran senilai Rp5,1 triliun pada 2022. Sejumlah program telah disusun sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) sekaligus mewujudkan hunian yang layak di masa pandemi ini.

"Ditjen Perumahan telah melakukan rasionalisasi melalui efisiensi belanja dukungan manajemen dan efisiensi biaya pendukung untuk pemulihan program pro rakyat," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto di Jakarta, Kamis, 17 Februari 2022.
Iwan menjelaskan, rincian pagu anggaran meliputi belanja modal, belanja barang dan belanja pegawai, belanja operasional dan nonoperasional seperti prioritas pembangunan nasional, proyek strategis nasional, rehabilitasi sarana/prasarana, dan pembangunan rumah masyarakat pasca bencana.

Adapun rincian target pembangunan rumah untuk masyarakat yang akan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan tahun 2022 setelah rasionalisasi antara lain untuk pembangunan rumah susun (rusun) sebanyak 5.141 unit dengan anggaran Rp1,99 triliun. 

"Rusun tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pekerja, ASN, mahasiswa di perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan keagamaan berasrama," jelasnya. 

Selanjutnya, pembangunan rumah khusus (rusus) sebanyak 1.823 unit dengan anggaran sebesar Rp0,34 triliun. Khusus untuk rusus akan difokuskan untuk masyarakat terdampak program pemerintah, terdampak bencana, daerah tertinggal, terpencil dan terluar (3T). 

Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan peningkatan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni atau bedah rumah dengan menyalurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 101.250 unit dengan anggaran senilai Rp2,29 triliun tersebar di 34 Provinsi. 

Dan yang terakhir adalah pembangunan 20.500 unit prasarana, sarana dan utilitas (PSU) sebesar Rp0,19 triliun untuk perumahan MBR tersebar di 34 Provinsi serta dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya sebesar Rp0,29 triliun.

"Kami juga akan terus mendorong pembangunan perumahan dengan pendekatan kawasan yang mengintegrasikan penyediaan rumah dengan prasarana dan sarana permukiman dengan berkolaborasi dengan Ditjen Cipta Karya," ujarnya. 

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id