BTN Beri Pelatihan Developer bagi 1.673 Santri

    Rizkie Fauzian - 11 Mei 2020 19:14 WIB
    BTN Beri Pelatihan <i>Developer</i> bagi 1.673 Santri
    Direktur Utama BTN Pahala N Mansury. Foto: BTN
    Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggandeng Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdliyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) mengadakan pelatihan.

    Pelatihan dan pendidikan dilakukan bagi calon wirausaha di sektor properti. Khusus bulan Ramadan ini, BTN menggelar pelatihan online maupun offline kepada para alumni pondok pesantren dan pegiat ekonomi Islam.  

    "Kami mengharapkan kelak para alumni santri setelah pelatihan di BTN Santri Developer dapat menjadi motor ekonomi di pedesaan atau kota kecil khususnya di bidang perumahan sehingga ke depan bisa mendukung keberhasilan program perumahan," kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Mei 2020.

    NU Circle dan IAEI mendorong anggotanya untuk mengikuti pelatihan online tersebut sebagai tahap awal dan membuka perspektif untuk menjadikan profesi developer sebagai salah satu pilihan.

    Adapun pendaftaran pelatihan online dan offline bidang usaha properti tersebut dibuka sejak 27 April -9 Mei 2020. BTN Santri Developer berhasil menarik minat 1.673 alumni santri dari berbagai daerah di pulau Jawa.

    "Jumlah peserta tersebut melebihi target yang dipasang yaitu sekitar 999 peserta. Para alumnus pondok pesantren yang terjaring pelatihan tersebut minimal berusia 23 tahun," jelasnya.

    Pelatihan ketrampilan bidang perumahan terdiri dari dua tahap, yaitu pelatihan online selama periode 11-16 Mei 2020, dan juga pelatihan offline yang akan dilakukan usai masa penanganan covid-19 selesai. Para peserta yang sudah menyelesaikan kedua tahap pelatihan tersebut akan mendapatkan sertifikat khusus.

    Materi pelatihan online di antaranya adalah Tantangan Ekonomi Indonesia dan Peran Sektor Perumahan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan yang juga Ketua Umum IAEI Sri Mulyani.  

    Materi lainnya yang juga berbobot adalah mengenai kewirausahaan Islam yang akan diajarkan Rais Syuriah PBNU KH Masdar F. Mas'udi, dan juga materi mengenai Kebijakan Perumahan di Indonesia, yang akan disampaikan oleh Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementrian PUPR Eko Heripoerwanto.

    "Kami juga melibatkan pengembang untuk memberikan materi online atau pun pelatihan di lapangan secara langsung, agar para peserta mengetahui bagaimana manajemen proyek perumahan dan bagaimana menjadi developer yang sukses," kata Pahala.

    Sementara pelatihan offline atau pelatihan langsung diselenggarakan selama tujuh hari penuh dengan pemberian materi di kelas selama lima hari, sehari kunjungan ke lapangan (salah satu perumahan yang dekat dengan lokasi pelatihan) dan sehari untuk workshop.  

    Peserta akan diperkaya ketrampilan mendasar untuk memulai proyek perumahan, mulai dari penyusunan anggaran, rencana bisnis, strategi pemasaran, manajemen proyek dan tata cara pembebasan lahan perizinan, serta pembebasan lahan.

    Semua materi pelatihan offline akan diajarkan oleh Housing Finance Center (HFC) BTN, yang memang sudah berpengalaman memberikan pelatihan kepada para developer muda dan mencetak wirausaha developer.

    Menurut Pahala, dukungan BTN terhadap pelatihan tersebut, sesuai dengan program pemerintah, khususnya pada masa pandemi covid-19, dengan memberikan pelatihan yang berkualitas kepada masyarakat khususnya pra pekerja agar kelak menjadi wirausaha mandiri atau berkontribusi pada sektor properti di daerahnya.  

    "Pendidikan dan pelatihan di sektor properti sudah lama menjadi perhatian BTN, karena hal tersebut sesuai dengan visi misi perseroan untuk menjaga sisi supply dan demand di sektor perumahan," ungkapnya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id