Intiland Targetkan Marketing Sales Rp150 Miliar dari 'Rumah Pintar'

    Rizkie Fauzian - 22 Oktober 2020 15:48 WIB
    Intiland Targetkan <i>Marketing Sales</i> Rp150 Miliar dari 'Rumah Pintar'
    Di tengah pandemi, Intiland targetkan marketing sales Rp150 miliar. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pengembang PT Intiland Development Tbk mengembangkan kluster baru yang mengusung konsep rumah pintar atau smart home untuk semua generasi di tengah pandemi covid-19.

    Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga menjelaskan peluncuran klaster Sierra didorong momentum tren meningkatnya permintaan terhadap unit-unit rumah tapak saat ini.

    Di masa pandemi covid-19 saat ini, penjualan dari segmen ini relatif masih bergerak dibandingkan produk lainnya, khususnya yang berasal dari para pembeli akhir (end user).

    Intiland mencatat penurunan pada marketing sales hingga kuartal III-2020 sebesar 28,97 persen. Namun, penjualan rumah tapak hingga kuartal III-2002 sebesar Rp473 miliar, lebih tinggi dari tahun sebelumnya Rp288 miliar.

    "Peluncuran klaster Sierra merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan pertumbuhan usaha. Kami akan fokus melakukan pengembangan baru pada proyek-proyek berjalan, khususnya di segmen kawasan perumahan," ungkapnya dalam press conference virtual, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Klaster Sierra dibangun sebanyak 42 unit dengan harga mulai dari Rp3,6 miliar. Tipe Avana memiliki ukuran lebih compact dengan luas bangunan 204 meter persegi dan luas lahan mencapai 104 meter persegi.

    Sementara bagi konsumen yang menginginkan rumah dengan ukuran lebih besar dapat memilih tipe Brava yang memiliki luas bangunan 235 meter persegi dan luas lahan 117 meter persegi.

    "Keduanya memiliki kesamaan konsep hunian tiga lantai dengan tiga kamar tidur dan satu ruangan multifungsi yang bisa digunakan sesuai kebutuhan penghuni dengan ukuran kamar tidur utama dan ruang keluarga yang cukup luas dan lapang," jelasnya.

    Direktur Pemasaran Korporat Intiland Susan Pranata menyampaikan saat ini tren penjualan menunjukkan peningkatan. Untuk itu, Intiland menargetkan marketing sales Rp150 miliar untuk kluster ini.

    "Target Rp150 miliar bukan merupakan angka besar karena kita hanya luncurkan satu kluster, tapi target tersebut bisa dicapai," ungkap Susan.

    Menurutnya, tren penjualan sudah mulai bergerak, khususnya untuk pembelian segmen rumah tapak. Sinyalemen tersebut juga terjadi di beberapa proyek perumahan yang dikembangkan.

    Mengantisipasi tren tersebut, pada triwulan ke empat tahun ini masih fokus pada pengembangan proyek-proyek berjalan. Perseroan akan berusaha meningkatkan kinerja penjualan melalui pengembangan dan penjualan inventori atau stok di proyek-proyek berjalan.

    "Tahun ini kami lebih konservatif dalam pengembangan proyek baru. Kami terus berusaha untuk meningkatkan penjualan dari inventori maupun pengembangan baru, seperti klaster-klaster baru di proyek-proyek kawasan perumahan, salah satunya di Serenia Hills," ujarnya.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id