Selalu Diburu, Ini Pemicu Pertumbuhan Pasar Perumahan

    Rizkie Fauzian - 06 Januari 2021 20:39 WIB
    Selalu Diburu, Ini Pemicu Pertumbuhan Pasar Perumahan
    Rumah tetap diburu selama pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Pasar rumah tapak (landed house) diperkirakan paling cepat pulih di masa pandemi covid-19. Hal tersebut karena rumah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang.

    "Ada kecenderungan bahwa sektor ini cukup bergairah karena berkenaan dengan kebutuhan pokok banyak orang," kata Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto dalam paparan secara virtual, Rabu, 6 Januari 2021.

    Menurutnya, pasar perumahan, khususnya segmen menengah dan bawah masih banyak dicari. Saat ini masyarakat masih menunggu untuk membeli karena ada beberapa kekhawatiran, seperti suku bunga bank.

    "Karena ada kekhawatiran mereka yang beli pakai KPR, semoga bunga bank turun mengikuti suku bunga BI yang sudah di bawah empat persen. Hal ini bisa memicu pertumbuhan pembeli rumah," jelasnya.

    Ferry menambahkan rumah dengan harga Rp500 juta hingga Rp2 miliar paling banyak diburu selama 2020. Bahkan beberapa pengembang membuat proyek perumahan dengan harga yang lebih rendah untuk memenuhi kebutuhan hunian di harga tersebut.

    "Secara umum kisaran harga tersebut paling banyak ditransaksikan selama 2020, memang kebutuhannya di range tersebut, ada beberapa pengembang besar dan asing yang biasanya bikin proyek atas, menurunkan standar produk agar lebih mudah di akses pembeli," ungkapnya.

    Menurut Ferry, kisaran harga tersebut paling banyak diserap oleh pasar selama pandemi. Dengan pandemi saat ini, kondisi  diperkirakan masih belum pulih sehingga para pengembang harus realistis dengan mengikuti kebutuhan pasar.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id