Sarinah, Gedung Pencakar Langit Pertama di Indonesia

    Rizkie Fauzian - 08 Mei 2020 17:40 WIB
    Sarinah, Gedung Pencakar Langit Pertama di Indonesia
    Gedung Sarinah menjadi pencakar langit pertama di Indonesia. Foto: MI
    Jakarta: Sarinah menjadi perbincangan setelah salah satu tenantnya yakni McDonald's tutup secara permanen. Gedung Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.

    Presiden Soekarno langsung mengusulkan pembangunannya pada 17 Agustus 1962. Bahkan pembangunan Sarinah dikepalai langsung oleh Presiden pertama tersebut.

    Soekarno memang diketahui merupakan arsitek lulusan Technische Hoogeschool (sekarang adalah ITB). Di tangannya, Sarinah diubah menjadi salah satu ikon kebanggaan warga Indonesia.

    Gedung Sarinah tak hanya menjadi pusat perbelanjaan pertama, tetapi juga gedung pencakar langit pertama di Indonesia dengan ketinggian 74 meter.

    Sejarah

    Sarinah resmi beroperasi pada 15 Agustus 1966 dengan nama PT Departement Store Indonesia. Kemudian dikenal dengan Sarinah, nama yang disematkan Soekarno sebagai bentuk penghormatan kepada sang pengasuh.

    Pada 10 April 1979, Sarinah resmi berganti nama menjadi PT Sarinah (Persero). Aktivitas bisnis yang dilakukan tak hanya industri ritel, ada juga pebisnis yang melakukan ekspor dan impor.

    Sarinah juga digunakan sebagai tempat promosi produk-produk kerajinan lokal. Pada 1980-an, Sarinah melakukan ekspansi di Semarang, Jawa Tengah.

    Pada 1990-an, Sarinah merenovasi gedung pertamanya sebagai upaya untuk tenant baru yang semakin memperkuat reputasi sebagai pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.

    Sebagai BUMN, komitmen Sarinah tetap melekat pada kecintaan terhadap barang-barang produk dalam negeri dan dukungan terhadap usaha kecil. Di tengah pusaran mal-mal besar, Sarinah terus berbenah untuk mewujudkan komitmen tersebut.

    Sarinah saat ini akan direnovasi dan diubah kembali menjadi pusat perbelanjaan yang hanya menawarkan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Indonesia.

    Sarinah rencananya akan diubah menjadi showroom bagi 100 persen produk lokal Indonesia yang akan dijual di mal tersebut. Renovasi Sarinah rencananya akan rampung Mei 2021.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id