Menerapkan Teknologi Digital dalam Revolusi Konstruksi

    Gervin Nathaniel Purba - 07 November 2019 08:24 WIB
    Menerapkan Teknologi Digital dalam Revolusi Konstruksi
    Revolusi konstruksi merupakan perkembangan teknologi dan desain bangunan. Foto: MI
    Jakarta: Revolusi industri 4.0 turut memengaruhi bidang konstruksi. Pemanfaatan teknologi digital dianggap sebagai kunci dalam memenangkan persaingan dan menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

    Guna menghadapinya, mahasiswa sebagai generasi muda bangsa perlu diberikan pemahaman dan memperluas wawasan seputar konstruksi yang efisien. Atas dasar itu Ikatan Mahasiswa Sipil Universitas Indonesia menyelenggarakan Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia (CENS UI) ke-17. CENS UI tahun ini mengangkat tema Construction Resolution: Way of New Era Involving Cutting Edge Technology for Resilient Construction.

    Pemilihan tema tersebut untuk mendorong terjadinya revolusi konstruksi. Revolusi konstruksi merupakan perkembangan teknologi dan desain bangunan dari hasil revolusi industri yang diterapkan dalam dunia konstruksi.

    Revolusi konstruksi memanfaatkan cutting-edge technology secara optimal dengan menggunakan teknologi berbasis digital dan IT untuk mempermudah pekerjaan dan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.

    Penyelenggaraan CENS UI ke-17 mendapat respons positif dari para pembicara. CENS UI ke-17 diharapkan bisa menjadi wadah masukan dan berbagai ide dalam mewujudkan revolusi konstruksi.

    SVP (Research and Development Division) PT PP (Persero) Tbk Ni Made Sasanti menambahkan diselenggarakannya CENS UI dapat memberikan wawasan luas perihal konstruksi kepada mahasiswa. Terlebih acara ini juga membahas tantangan masa depan yang lebih berat terkait revolusi industri 4.0.

    "Harus optimistis bagaimana menghadapi era digital disruption," ujar Made, ditemui di Grand Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Jakarta Barat, Rabu, 6 November 2019.

    Saat ini, setiap negara dituntut untuk bisa terdepan dalam persaingan global. Untuk memenangkan persaingan, mendalami teknologi digital adalah kuncinya.

    Untuk itu, Made mendorong para mahasiswa Fakultas Teknik UI agar lebih banyak mempelajari teknologi digital agar bisa menghasilkan inovasi. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur Indonesia bisa menjadi lebih maju.

    "Teman-teman mahasiswa harus siap jadi pelopor pada era teknologi," katanya.

    Pembahasan untuk mewujudkan revolusi konstruksi diharapkan dapat terus ditindaklanjuti. Bentuknya bisa berupa seminar, event, bertemu langsung dengan para pengembang, dan lainnya.

    BIM & Engineering Officer Building Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk Choliq Komarudin Kohar berharap CENS UI ke depan bisa menghadirkan lebih banyak pembicara dari berbagai elemen sehingga lebih mudah dalam menyamakan persepsi.

    "Harus ada penggeraknya, mahasiswa, masyarakat, praktisi, para mandor, konstruksi, dan engineering yang lebih muda," ucap Choliq.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id