comscore

Rumah Seken Kian Dicari Konsumen

Media Indonesia.com - 01 Maret 2022 20:15 WIB
Rumah Seken Kian Dicari Konsumen
Rumah bekas makin diburu. Foto: Shutterstock
Jakarta: Sinyal positif akan perbaikan sektor properti di Tanah Air terus terlihat di awal 2022 ini. Salah satunya adalah dari tren pasar rumah seken. 

Berdasarkan data internal yang disajikan oleh tim analis Rumah123.com, suplai secondary rumah tapak merangkak 4,5 persen dibanding Desember 2021. Adapun, harga pasaran naik cukup tipis di angka 0,1 persen. 
Pergeseran rentang waktu secara tahunan atau year-on-year juga memperlihatkan kenaikan harga rumah bekas atau seken sebesar 3,5 persen dengan komparasi ke Januari tahun lalu. 

Sama seperti edisi sebelumnya sampel kota besar yang dijadikan referensi di Flash Report kali ini tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, hingga Sulawesi. 

Dari 13 kota yang diamati, 12 di antaranya mengalami peningkatan harga year-on-year, dengan Kota Medan memimpin sebagai daerah dengan kenaikan harga rumah tertinggi yakni 15,6 persen. 

"Naiknya harga di Kota Medan yang cukup signifikan pada Januari 2022 ini, beserta area lainnya yang kami pantau, berhasil menunjukkan fase pemulihan dan kebangkita industri properti yang sedang berlangsung,” ungkap Deputy CEO 99 Group Wasudewan dalam keterangan, Selasa, 1 Maret 2022.

Menurut dia, di Jabodetabek secara month-on-month, Jakarta, Depok, dan Bogor mengalami kenaikan harga sebesar 0,4 persen, 0,6 persen, dan 0,7 persen berurutan. 

Sementara itu, dua daerah favorit para pencari properti, Tangerang dan Bekasi, justru mengalami penurunan harga sebesar 0,3 persen dan 0,2 persen berurutan. 

Untuk kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa, secara month-on-month, harga rumah seken di Bandung dan Surabaya bertumbuh 0,2 persen dan 0,1 persen berurutan. 

Sementara harga di Semarang, Yogyakarta, dan Surakarta turun 0,4 persen, 1,8 persen, dan 0,5persen berurutan. Volume suplai rumah seken meningkat 4,6 persen di Januari 2022 dari Desember 2021, menurut Indeks Suplai Rumah Seken di Rumah123.com. 

"Namun jika dilihat dari perbandingan antara tahun ke tahun, volume suplai 16,3 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Januari 2021," ujar dia.

(KIE)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id