300 Rumah Tak Layak Huni di Demak Dapat Bantuan

    Rizkie Fauzian - 09 September 2020 16:54 WIB
    300 Rumah Tak Layak Huni di Demak Dapat Bantuan
    Kegiatan bedah rumah yang dilakukan di Morowali. Foto: Kementerian PUPR
    Demak: Penanganan Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

    Program yang bertujuan untuk memperbaiki rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah ini diharapkan mampu mengurangi angka RTLH di Indonesia.

    "Pada 2020, Kementerian PUPR menyalurkan Program BSPS di Kabupaten Demak sebanyak 300 unit rumah. Rumah-rumah ini mendapatkan bantuan perbaikan rumah hingga layak huni," ujar PPK Swadaya SNVT Penyediaan Perumahan Jawa Tengah, Ahmad Fahmi di Demak, Rabu, 9 September 2020.

    Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020 meliputi kegiatan peresmian hasil rumah-rumah yang sudah diperbaiki dan pemasangan peneng BSPS. Pemerintah juga melakukan pemasangan peneng BSPS di sejumlah rumah penerima bantuan BSPS.

    Pemasangan Peneng BSPS juga menjadi simbol bahwa rumah masyarakat tersebut sudah menjadi layak huni dan telah mendapatkan program BSPS.

    Fahmi menjelaskan, penyaluran program BSPS tersebar 12 Desa di Kecamatan Bonang yaitu, Desa Betahwalang, Desa Gebang, Desa Krajanbogo, Desa Morodemak, Desa Poncoharjo, Desa Purworejo, Desa Serangan, Desa Sukodono, Desa Sumberejo, Desa Tridonorejo, Desa Weding, Desa Wonosari yang mendapatkan alokasi masing-masing 25 unit rumah.

    Dengan jumlah alokasi tersebut, Kabupaten Demak memiliki progress paling tinggi di Jawa Tengah dengan nilai persentase 98,1 persen.

    "Kami berharap dengan prestasi yang dimiliki Kabupaten Demak, mampu membuat Kab/Kota lain lebih semangat lagi untuk mengejar progress 100 persen dengan lebih cepat. Sehingga Jawa Tengah mampu segera menyelesaikan permasalahan RTLH.” ujarnya.

    Pada 2020, Kementerian PUPR mengalokasikan 17.450 unit rumah di Jawa Tengah untuk ditingkatkan kualitas rumahnya. Pelaksanaan dilakukan 3 tahap, Tahap 1 sebanyak 10.450 unit, Tahap 2 sebanyak 5000 unit dan Tahap 3 sebanyak 2000 unit rumah.

    Setiap penerima bantuan mendapatkan nilai bantuan Rp 17,5 juta rupiah yang terbagi Rp 15 juta untuk material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tenaga.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id