Kembangkan Wisata Halal, Pemerintah Bangun Homestay

    Rizkie Fauzian - 17 Desember 2019 16:46 WIB
    Kembangkan Wisata Halal, Pemerintah Bangun <i>Homestay</i>
    Kementerian mengubah rumah tak layak huni jadi homestay. Ilustrasi: Kementerian PUPR
    Jakarta: Pemerintah mendukung pengembangan wisata halal melalui program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Hal itu dilakukan dengan meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni sehingga dapat dijadikan homestay bagi wisatawan.

    "Kami juga berharap rumah yang telah ditingkatkan kualitasnya tersebut bisa menjadi homestay bagi para wistawan yang berkunjung ke Kabupaten Siak yang sedang mendorong wisata halal," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa 17 Desember 2019.

    Menurut Khalawi, setiap kepala daerah dapat mengajukan usulan mengenai permohonan bantuan bedah rumah kepada Kementerian PUPR. Hal itu dikarenakan Program BSPS dilaksanakan guna meningkatkan kualitas rumah miliki masyarakat yang tidak layak huni.

    "Pemda dapat mengembangkan kawasan wisata yang baik jika rumah-rumah milik warganya tertata dan tidak kumuh. Jadi wisatawan bisa merasa nyaman dan bahkan mereka mungkin bisa menginap di rumah penduduk yang telah ditata sehingga mereka lebih dekat dengan objek wisata yang ada di sana," jelasnya.

    Lebih lanjut, Khalawi juga menyampaikan agar pemerintah daerah terus mengembangkan potensi wisata yang menunjukkan kearifan lokal. Apalagi Kabupaten Siak yang memiliki tempat wisata  Istana Siak Sri Inderapura kerap menjadi tujuan para wisatawan dari mancanegara seperti dari Singapura dan Malaysia.

    "Kami juga sedang mengembangkan program perumahan berbasis komunitas. Pemda dapat menggandeng komunitas yang ada di daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka daplam mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Jangan hanya mendorong wisata modern, tapi tunjukkan kearifan lokal dan wissata tradisional agar lebih menarik wsatawan untuk berkunjung," ungkap Khalawi.

    Berdasarkan data yang ada di Ditjen Penyediaan Perumahan, pada 2019 ini Kementerian PUPr telah menyalurkan Program BSPS di Kabupaten Siak sebanyak 425 unit rumah. Bantuan berupa peningkatan kualitas rumah tersebut dilaksanakan di lima kecamatan yakni Kandis 48 unit, Mempura 52 unit, Sabak Auh 55 unit, Sungai Apit 50 unit, Siak 95 unit, Sungai Mandau 50 unit dan Kerinci Kanan 75 unit. 

    Setiap rumah yang dibedah mendapatkan dana peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) di daerah provinsi sebesar Rp17,5 juta. Rinciannya adalah bantuan bahan bangunan Rp15 juta dan upah kerja Rp2,5 juta," tandasnya.

    Sementara itu, Bupati Siak Alfedri menyatakan, pemerintah Kabupaten Siak sangat terbantu dengan berbagai program pembangunan infrastruktur dan perumahan yang telah disalurkan oleh Kementerian PUPR. Menurutnya, adanya bantuan bedah rumah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Siak khususnya bagi mereka yang rumahnya tidak layak huni. 

    "Kami berharap Kementerian PUPR bisa menambah jumlah bantuan bedah rumah di Kabupaten Siak mengingat masih banyak masyarakat kami yang rumahnya tidak layak huni," katanya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id