Perumahan Berbasis Komunitas Siap Dibangun di Sumsel

    Rizkie Fauzian - 18 Januari 2020 17:16 WIB
    Perumahan Berbasis Komunitas Siap Dibangun di Sumsel
    Perumahan berbasis komunitas yang tengah digodok pemerintah. dok. Kementerian PUPR
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, perbankan, dan sejumlah komunitas masyarakat di daerah untuk melaksanakan Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas. 

    "Setidaknya ada tiga daerah yang sudah siap untuk groundbreaking perumahan berbasis komunitas, yakni Palembang, Kota Prabumulih, dan Kota Lubuklinggau," ujar Direktur rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Yusuf Hariagung di Kementerian PUPR, Jakarta.

    Yusuf menerangkan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan terus mendorong Program P2BK untuk menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat melalui pendekatan kolaborasi antara business, community, dan government (BCG). 

    Dalam hal ini pihaknya juga ingin agar masyarakat yang tergabung dalam komunitas di daerah bersama perbankan dan pengembang perumahan bisa berkolaborasi dalam pemanfaatan lahan untuk perumahan bersama.

    "Sudah banyak pemerintah kabupaten/ kota yang mengajukan permohonan bantuan perumahan ini. Kami harap Pemda bisa melakukan pendataan dan menggandeng komunitas masyarakat untuk ikut dalam pembangunan rumah ini. Komunitas yang mendapatkan bantuan ini tentunya juga harus mendapatkan penetapan Surat Keputusan dari bupati/ wali kota," terangnya.

    Yusuf menambahkan salah satu hal penting dalam Program P2BK adalah kejelasan status tanah. Ada dua konsep dalam proses pengadaan tanah tersebut.  Pertama tanah disediakan oleh Pemda dan yang kedua adalah tanah disediakan badan usaha koperasi dan perbankan.

    "Kami akan menugaskan pegawai Kementerian PUPR untuk melakukan site visit yang akan dilaksanakan oleh Direktorat RUK dan Direktorat Rumah Swadaya pada 20-21 Januari 2020. Sedangkan groundbreaking diharapkan dapat terlaksana pada pekan kedua Februari 2020," ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Pemprov Sumatera Selatan Basyaruddin siap mendukung Program P2BK. Saat ini pihaknya tengah mendorong Konsep P2BK yang berbeda dengan skema bantuan pembiayaan KPR FLPP tapi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). 

    "Beberapa komunitas yang telah di data antara lain komunitas peternak ikan dan UMKM, pedagang, ojek online, driver online, buruh harian lepas, guru honorer, pengawas jalan dan pembersih sungai, dan tukang bangunan. Sedangkan di daerah lain ada juga komunitas yang digandeng oleh pemerintah kota setempat," jelasnya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id