Awasi Kualitas Rumah Subsidi, SiPetruk Tak Hambat Kerja Pengembang

    Rizkie Fauzian - 17 Februari 2021 20:23 WIB
    Awasi Kualitas Rumah Subsidi, SiPetruk Tak Hambat Kerja Pengembang
    Pemerintah pantau kualitas bangunan rumah subsidi melalui aplikasi SiPetruk. Foto: Kementerian PUPR



    Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR telah meluncurkan aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) untuk memantau kualitas hunian rumah subisidi.

    Aplikasi SiPetruk rencananya akan diterapkan pada semester II-2021, dan di awal tahun PPDPP mempersiapkannya melalui pilot project bersama para asosiasi pengembang perumahan.




    Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin memastikan aplikasi SiPetruk tidak akan menghambat progres kerja pengembang perumahan. Rumah yang dibangun 2020 tidak perlu didaftarkan pada Aplikasi SiPetruk.

    "Melalui pilot project yang dilakukan saat ini, rumah yang didaftarkan pada Sipetruk hanya sebagai uji coba dan tidak wajib. Barulah nanti pada Juli 2021 mendatang wajib untuk diterapkan," katanya dikutip dari laman resmi PPDPP, Rabu, 17 Februari 2021.

    Terkait independensi, Arief Sabaruddin pastikan SiPetruk dikelola melalui Artificial Intelegency (AI), sehingga kelayakan proses foto yang diunggah mutlak melalui sistem yang sudah ditetapkan

    "Tidak ada main mata, sistem ini independen, tidak berpihak dari manapun tetapi berpihak pada MBR," jelas Arief.

    Adapun fungsi pengawas pada aplikasi SiPetruk hanya sebatas membimbing pengembang untuk mengisi ketentuan yang telah diterapkan oleh sistem yang ada pada SiPetruk.

    Arief Sabaruddin juga memastikan bahwa sistem yang dirancang dalam SiPetruk akan dapat mengakomodir seluruh kondisi di lapangan, seperti contoh kasus kondisi pengembang yang membangun perumahan pada area tanah gambut yang perlu diperhatikan dengan ketentuan yang berbeda.

    Guna mendukung proses penerapan SiPetruk, PPDPP akan segera menindaklanjuti proses sertifikasi kepada pengembang secara cuma-cuma untuk menjadi tenaga pengawas.

    "Pengawas memang harus dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) tetapi tahap ini juga di perbolehkan dari pengembang-pengembang yang menjadi pengawas setelah mengikuti pelatihan dan telah mendapatkan sertifikat,"ungkapnya.

    Saat ini PPDPP sedang menyusun konsep bersama dengan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR untuk menyelenggarakan pelatihan, yang diharapkan ke depannya dapat dibentuk asosiasi pengawas rumah sederhana.

    Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Endang Kawidjaja, menyatakan bahwa Aplikasi SiPetruk tersebut akan berguna dalam hal mengontrol para kontraktornya dalam membangun rumah

    "Kami juga berharap data yang terekam pada SiPetruk dapat juga menjadi Laporan Penilaian Appraisal (LPA) bagi pihak perbankan," ujar Endang.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id