KPR Masih Jadi Pilihan Membeli Rumah

    Rizkie Fauzian - 13 November 2020 10:42 WIB
    KPR Masih Jadi Pilihan Membeli Rumah
    Mayoritas konsumen pilih KPR untuk membeli properti. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat pembelian properti residensial mayoritas masih dibiayai dari fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hal ini tercermin dari hasil survei BI yang mengindikasikan mayoritas konsumen atau 76,02 persen membeli properti dengan menggunakan KPR.

    Sementara itu, sebanyak 17,67 persen pembeli lainnya membeli properti dengan tunai bertahap dan 6,31 persen dengan tunai. Pada triwulan Ill-2020, pertumbuhan KPR dan KPA secara tahunan tercatat kembali melambat dari 3,50 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 2,05 persen (yoy).

    Sedangkan secara triwulanan, penyaluran KPR dan KPA tumbuh 0,62 persen (qtq), membaik dan triwulan sebelumnya yang tercatat mengalam kontraksi -0,11 persen (qtq).

    Untuk pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada triwulan Ill-2020 sebesar Rp2,114 triliun atau tumbuh sebesar 45,19 persen (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang meningkat tinggi sebesar 169,17 persen (yoy)

    Pengembang properti

    Pada triwulan IIl-2020 pengembang masih mengandalkan modal dari dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan proyek perumahan dengan persentase sebesar 66,87 persen terhadap modal perusahaan.

    Sumber pembiayaan properti berikutnya yang digunakan oleh pengembang antara lain pinjaman perbankan dan pembayaran dari konsumen dengan proporsi masing-masing 22,17 persen dan 8,56 persen dan total modal.

    Berdasarkan komposisi dana internal, porsi terbesar berasal dari modal disetor 50,07 persen dan laba ditahan 45,4 persen.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id